
batampos – Arus keberangakatan dari Pelabuhan Roro Telagapunggur ke Pelabuhan Tanjunguban, Pelabuhan Sei Selari dan Pelabuhan Kuala Tungkal sudah mulai normal pada H+6 Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah.
Justru kepadatan penumpang Kapal Roro terjadi untuk rute menuju Pelabuhan Telaga Punggur.
General Manager ASDP Cabang Kepri, Syamsudin mengatakan kondisi untuk di Pelabuhan Punggur saat ini sudah lebih dari setengahnya kosong. Saat ini hanya sekitar 40 unit kendaraan yang mengantre di Pelanuhan.
“Yang padat dari Uban, sudah tiga hari ini. Tapi dari Uban (Minggu, red) juga sudah tinggal 50 sampai 60 unit saja. Jadi saya pikir ini sudah normal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kepadatan arus balik rute Tanjunguban menuju Telagapunggur terjadi pada tiga hingga empat malam sebelumnya. Bahkan pihaknya selalu bersiaga di Tanjunguban hingga pagi hari.
“Jadi dari Uban masih ada sekitar 60 unit, artinya itu dua kapal. Kalau dari Punggur sudah sepi, sudah jadi lapangan bola. Karena puncaknya dua hari lalu,” katanya.
Sementara untuk rute dari Kuala Tungkal dan Sei Selari menuju Telaga Punggur, ia belum bisa memastikan kondisi arus balik disana. Sebab, pihaknya harus berkoordinasi dulu dengan Dinas Perhubungan di Sei Selari maupun Kuala Tungkal.
“Karena pengelolaannya berbeda dari Dinas Perhubungan langsung yang kelola pelabuhannya,” katanya.
Meski arus balik pada Minggu (8/5) pagi kemarin sudah mulai kembali normal, pihaknya tetap mensiagakan tambahan satu kapal lain jika terjadinya kepadatan di Pelabuhan Tanjunguban.
“Sementara masih kategori normal, 50 sampai 60 itu dua kapal. Karena sekali angkut itu sekitar 30. Saat ini kapa ada lima yang kita operasikan. Itu khusus untuk dari Tanjunguban. Kalau dibutuhkan nanti kita tambah lagi. Ada cadangan satu kali lagi,” imbuhnya. (*)
Reporter : Eggi Idriansyah

