
batampos – Penumpang yang lalu lalang di Bandara Hang Nadim masih terbilang tinggi, berada di kisaran 12 ribu orang yang datang dan berangkat. Tingginya animo masyarakat ini disebabkan semakin mudahnya dalam melakukan perjalanan.
“Tidak banyak syarat lagi saat ini, kami duga menjadi penyebab kembali ramainya masyarakat menggunakan angkutan udara,” kata General Manager BUBU Hang Nadim, Bambang Soepriono, Jumat (20/5).
Bambang berharap dengan kemudahan dalam melakukan perjalanan domestik ini, jumlah penumpang yang berangkat dan datang bisa kembali seperti sebelum pandemi. Sebab jika industri penerbangan pulih, dapat mendongkrak sektor lainnya. “Semoga saja bisa terus membaik,” ungkapnya.
Tanggal 17 Mei penumpang yang datang sebanyak 6.736 orang dan berangkat 4.888 orang. Tanggal 18 Mei penumpang yang datang 6.829 orang dan berangkat 5.076 orang. Tanggal 19 Mei penumpang datang 6.606 orang dan berangkat 5.321 orang.
Selain mulai kembali normalnya jumlah penumpang. Bambang mengatakan para tenant yang ada di kawasan Bandara Hang Nadim Batam sudah beroperasi 100 persen.
Tingginya animo masyarakat menggunakan transportasi udara di Batam, dibarengi mulai turunnya harga tiket penerbangan ke sejumlah daerah. Rute Batam ke Padang dijual dengan harga Rp 500 ribuan, rute Batam ke Jakarta dijual Rp 700 ribuan, rute Batam ke Pekanbaru dijual harga Rp 400 ribuan, Batam ke Medan tiket dijual dengan harga Rp 600 ribuan.
Berdasarkan Surat Edaran yang terbaru, untuk umur di atas 6 tahun bagi yang sudah vaksin dosis kedua maupun ketiga, sudah tidak perlu lagi menyertakan dokumen negatif Covid berdasarkan pemeriksaan antigen maupun PCR. Lalu, bagi yang baru vaksin sekali, wajib menyertakan dokumen Covid-19 berdasarkan pemeriksaan antigen maupun PCR. Hal yang sama berlaku untuk masyarakat yang tidak dapat di vaksin, dengan alasan memiliki penyakit komorbid.
Sedangkan anak dibawah umur 6 tahun, tidak diwajibkan vaksinasi dan tidak perlu menyertakan dokumen negatif Covid-19. Namun, anak di bawah 6 tahun wajib ada mendampingi selama perjalanan.(*)
Reporter : FISKA JUANDA



