Selasa, 17 Maret 2026

Masyarakat Berharap Diskon Pajak Kendaraan Kembali 

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Masyarakar membayar pajak kendaraan di Samsat Corner yang berada di DC Mall. Foto: Iman Wachyudi/Batam Pos

batampos – Diskon pajak kendaran telah berakhir akhir tahun lalu. Diskon pajak kendaraan ini terbukti mampu meningkatkan animo masyarakat Kepri khususnya dalam membayar pajak kedaraannya.

Selain dapat meringankan membayar pajak kendaraan, masyarakat juga gratis biaya balik nama yang kedua.

“Saya salah satu yang memanfaatkan kemudahan yang diberikan pemerintah tahun lalu. Sangat terbantu, kita bayar pajak kendaran menjadi lebih ringan,” ujar Andika warga Sekupang, Kamis (2/6/2022).

Pria 43 tahun itu berharap di tahun ini pemerintah kembali mengeluarkan kebijakan diskon pajak dan gratis bea balik nama.

Sebab sampai saat ini kondisi perekonomian masyarakat dikatakan masih belum stabil usai dihantam Pandemi Covid-19.

“Kita yang kerja di pariwisata misalnya. Walaupun kasus Covid-19 sudah melandai, ekonomi masih belum membaik. Harapannya kebijakan seperti ini bisa diberikan lagi kepada masyarakat,” tuturnya.

Hal senada juga dikatakan Arif, warga Batuaji. Ia berharap kebijakan diskon pajak kendaraan ini bisa dihadirkan lagi.

Sebab dengan kebijakan ini warga yang tidak mampu membayar pajak kendaraan saat ini bisa dapat membayar pajak kendaraannya.

“Kalau sekarang sifatnya kita menunggu, berharap ada kebijakan diakon pajak lagi,” harapnya.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi (BP2RD) Provinsi Kepri, Reni Yusneli, mengatakan, guna memberikan keringan bagi masyarakat Kepri, pemerintah telah memberikan diskon pajak kendaran hingga akhir tahun lalu. Sementara itu untuk tahun ini kondisinya sudah normal kembali.

Tujuannya adalah untuk mengupdate data kendaraan bermotor dan untuk meringankan beban masyarakat bagi wajib pajak yang telat atau nunggak pajak kendaraan bermotor saat pandemi.

“Ya, saat ini semua sudah berlaku ketentuan normal, saat ini tak ada insentif pajak,” ujarnya.

Disinggung mengenai harapan masyarakat akan adanya diskon pajak kendaraan lagi, Reni mengaku belum ada pembahasan.

“Sampai saat ini belum,” pungkasnya.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

SALAM RAMADAN