
batampos – Di tengah kelesuan ekonomi yang melanda, nilai ekspor Batam selama Mei 2022 mencapai US$ 1.245,75 juta. Angka ini turun 1,66 persen bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam Rahmad Iswanto menyebutkan, penurunan ekspor secara bulanan ini tidak lepas dari penurunan non migas. Diketahui, ekspor nonmigas pada Mei 2022 mencapai US$1.103,57 juta atau turun 5,41 persen dibandingkan April 2022.
Sedangkan nilai ekspor migas Mei 2022 mencapai US$142,17 juta atau naik 41,98 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
“Ekspor non migas bulan ini mengalami penurunan sebesar 5,41 dibandingkan bulan lalu,” ujar Rahmad.
Ditambahnya, nilai ekspor Kota Batam bulan Mei 2022 ini menyumbang 72,8 persen dari total ekspor se-Kepri sebesar US$1.709,81 juta.
Selama bulan Januari-Mei 2022 komoditas ekspor nonmigas Kota Batam terbesar nilai ekspor adalah golongan barang mesin/peralatan listrik senilai US$ 2.605,98 juta, dengan perannya 48,89 persen. Ekspor kumulatif non migas Kota Batam menyumbang 88,12 persen dari ekspor kumulatif (Januari-Mei 2022) Kepri senilai US$6.049,69 juta.
Komoditas berikutnya yang mempunyai peran cukup besar terhadap ekspor nonmigas Kota Batam adalah mesin-mesin/pesawat mekanik senilai US$652,23 juta (12,24 persen), benda-benda dari besi dan baja senilai US$409,85 juta (7,69 persen). Berbagai produk kimia senilai US$287,84 juta (5,40 persen), minyak dan lemak hewan/nabati senilai US$280,55 juta (5,26 persen), Kokoa/coklat senilai US$128,27 juta (2,41 persen); plastik dan barang dari plastik senilai US$125,03 juta (2,35 persen).
Rahmad menjelaskan, negara tujuan ekspor Kota Batam bulan Mei 2022 dengan nilai terbesar ke negara Singapura yaitu mencapai US$594,87 juta. Ekspor ke Singapura pada bulan ini mengalami penurunan dibanding keadaan bulan April 2022, yaitu turun sebesar 36,06 persen dan namun naik 60,43 persen jika dibandingkan Mei 2021.
Tujuan ekspor Kota Batam dengan nilai terbesar kedua selama bulan Mei 2022 yaitu ke negara Amerika Serikat, yaitu mencapai US$266,56 juta atau naik 163,47 persen dari bulan sebelumnya.
Pada periode Januari-Mei 2022, Singapura merupakan negara tujuan ekspor dengan peranan terbesar dengan nilai US$2.926,96 juta (49,82 persen), hal ini menunjukkan lonjakan sebesar 59,28 persen dari periode sebelumnya.
Amerika Serikat merupakan negara tujuan ekspor yang memiliki peranan terbesar kedua dengan nilai US$1.044,18 juta (17,77 persen). Negara tujuan ekspor terbesar ketiga sampai dengan kesepuluh Kota Batam berturut-turut adalah Tiongkok, Australia, Jerman, Jepang, Perancis, Mauritania, Uni Emirat Arab, dan Belanda. Kesepuluh negara tujuan ekspor Kota Batam tersebut mempunyai peran sebesar 85,02 persen terhadap total ekspor Kota Batam Januari-Mei 2022.
Nilai ekspor Kota Batam Mei 2022 terbesar melalui Pelabuhan Batu Ampar US$810,16 juta, disusul Pelabuhan Sekupang US$185,01 juta, Pelabuhan Belakang Padang US$143,36 juta, Pelabuhan Kabil/Panau US$106,64 juta; dan Pelabuhan Hang Nadim (U) US$0,16 juta.
“Kontribusi kelima Pelabuhan adalah sebesar 100 persen dari kumulatif ekspor Kota Batam Januari-Mei 2022,” pungkasnya. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra



