Sabtu, 14 Maret 2026

MinyaKita Belum Beredar di Batam, Harga Minyak Goreng Mulai Turun

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi.

batampos – Minyak goreng kemasan murah Minyakita, yang diluncurkan Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI ternyata belum sama sekali beredar di pasaran Batam. Padahal minyak goreng curah yang dikemas dalam bentuk kemasan seharga Rp 14 ribu ini telah tiga pekan lalu diluncurkan.

Pantauan Batampos di sejumlah pasar dan swalayan di Batam, tak ada tanda-tanda MinyaKita beredar. Bahkan banyak pedagang yang tidak tahu sama sekali terkait informasi MinyaKita yang diluncurkan Kemendag.

Amir, pedagang di pasar Botania Batamcenter, belum pernah mendengar minyak goreng kemasan MinyaKita. Apalagi MinyaKita yang diluncurkan oleh Kemendag seharga minyak goreng curah.

“Belum ada MinyaKita, adanya minyak curah biasa. Kalau yang kemasan, rata-rata per liternya diatas Rp 17 ribu sekarang. Sudah mulai turun,” ujar Amir.

Begitu juga di swalayan kawasan Nongsa, Bengkong, dan Batamcenter, sama sekali tak terlihat di panjang merek minyak goreng MinyaKita. Baik itu di panjangan kemasan minyak goreng premium dan kemasan bantalan.

Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto mengakui sudah mendengar produk minyak goreng kemasan bantal yang diproduksi Kemendag. Namun, sampai saat ini minyak goreng tersebut belum sama sekali beredar di Batam.

“Untuk Batam, MinyaKita belum masuk. Kapan masuknya, mungkin itu tergantung Jakarta. Kebutuhan disana mungkin lebih urgent,” ujar Aryanto.

Jika pun minyak goreng MinyaKita masuk Batam, menurut Aryanto tak terlalu berpengaruh untuk pasaran. Karena, warga Batam lebih memilih minyak goreng kemasan premium. Sedangkan MinyaKita adalah minyak goreng curah yang dikemas. Yang peminatnya kebanyakan para pedagang makanan.

“Kalau masuk Batam, mungkin pengaruhnya sedikit saja. Sebab untuk konsumsi masyarakat lebih memilih minyak goreng kemasan yang sudah ada mereknya,” jelas Aryanto.

Apalagi saat ini, lanjut Aryanto. Harga minyak goreng kemasan sudah mulai berangsur turun. Bahkan untuk per 2 liternya sudah ada dijual dikisaran harga Rp 28 ribu.

“Minyak goreng kemasan premium harganya turun terus. Banyak yang harga untuk per 2 liter Rp 28-29 ribuan. Kemungkinan turun lagi juga ada, ” pungkasnya. (*)

 

 

Reporter : Yashinta

SALAM RAMADAN