Minggu, 3 Mei 2026

Masyarakat Diminta Waspadai Kejahatan, Tidak Tinggalkan Uang di Mobil

Berita Terkait

Ilustrasi. (net)

batampos – Kasus kejahatan, seperti pencurian dan pecah kaca dalam waktu belakangan ini sudah jarang terjadi. Hal ini dinilai karena meningkatnya imbauan kamtibmas yang dilakukan polsek-polsek.

Kapolsek Bengkong, AKP Bob Ferizal mengatakan imbauan kamtibmas tersebut dilakukan personelnya setiap hari. Sasarannya, yakni di pasar, pertokoan, dan perumahan.

“Dalam imbauan itu sudah masuk semua. Pencurian dengan kekerasan, pecah kaca. Jadi masyarakat sekarang lebih waspada,” ujar Bob.

Bob menjelaskan khusus nasabah yang melakukan penarikan uang di bank dalam jumlah besar agar tidak berkendara sendirian. Kemudian ia meminta nasabah tersebut untuk tidak meninggalkan uang di dalam mobil.

“Walaupun di Bengkong tidak ada kasus pecah kaca, kita selalu ingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan uang dan barang berharganya dalam mobil,” katanya.

Menurut Bob, kejahatan bisa muncul karena adanya kesempatan dari pelaku. Untuk itu, sambungnya, masyarakat diminta untuk tidak mengundang niat pelaku.

“Seperti bekendara motor main ponsel, dan pakai perhiasan yang mencolok,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Abdul Rahman mengimbau seluruh masyarakat Batam yang melakukan penarikan tunai dalam jumlah besar untuk tidak under estimate atau meremehkan situasi.

“Jangan under estimate dengan situasi. Jangan beranggapan akan aman, kemudian meninggalkan uang di mobil, walaupun sebentar saja,” ujar Rahman.

Rahman menjelaskan dalam aksinya, rata-rata pelaku sudah membuntuti korban dari bank. Kemudian mengambil kesempatan saat korban meninggalkan uang di mobil dalam waktu yang sebentar.

“Pelaku itu hanya butuh waktu kurang dari semenit untuk mengambilnya (membobol dan mencuri uang). Jadi jangan berfikiran ditinggalkan sebentar akan aman,” katanya.

Rahman juga meninta masyarakat yang menarik tunai dalam jumlah besar untuk tidak melakukannya seorang diri. Atau masyarakat bisa meminta pengawalan dari pihak kepolisian atau Polsek terdekat.

“Seperti wanita, harus ada teman. Hal-hal seperti ini harus dilakukan, agar mengantisipasi terjadi kasus ini,” ungkapnya. (*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

UPDATE