
Penuhi Kebutuhan Pembangunan
batampos – Politeknik Negeri Batam (Polibatam) merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi Negeri Vokasi di Indonesia yang memiliki Program Studi Profesi Insinyur (PSPPI) melantik dan mengambil sumpah profesi insinyur Angkatan I di Auditorium Kampus Polibatam, Rabu (8/3/2023).
BACA JUGA: Mahasiswa Polibatam Produksi Film Animasi Ficusia
Angkatan I PSPPI berjumlah 55 mahasiswa terdiri dari 6 instansi pemerintahan, 15 akademisi dan 34 praktisi industri dan swasta. Setelah menjalankan 24 SKS, mahasiswa berhak menyandang gelar Insinyur (Ir/ Eng).
Pengambilan sumpah profesi Insinyur dipimpin Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Insinyur Indonesia(PII), Bambang Goeritno didampingi Direktur Eksekutif PII, Habibi Rozak dan Wakil Direktur Bid Perencanaan, Keuangan dan Sumberdaya Polibatam, Bambang Hendrawan.
BACA JUGA: Program Profesi Insinyur Polibatam Dibuka Tiap Semester
Hadir juga Direktur Evaluasi dan Pengendalian BP Batam Ir Mulyadi Iskandar MM mewakili Wali Kota Batam sekaligus sebagai exofficio Ketua BP Batam
”’Saya senang atas capaian para mahasiswa yang walaupun dikesehariannya sibuk bekerja, namun masih bersemangat mengikuti kelas PSPPI. Pada angkatan selanjutnya kami sudah memiliki setidaknya 56 mahasiswa dan perkuliahan akan segera dimulai pada pertengahan Maret ini. Bahkan ada berasal dari Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar),” kata Ketua PSPPI Polibatam, Rahman Hakim.
Rahman mengucapkan terima kasih kepada Civitas Academica Polibatam atas kontribusinya memenuhi kebutuhan insinyur. Ini jelas manfaatnya dalam penyediaannya insinyur profesional sebagai SDM yang mampu mengembangkan infrastruktur dan lainnya di Batam dan Indonesia umumnya.
Sementara itu, Bambang Goeritno menyampaikan, jumlah insinyur di Indonesia masih rendah atau sekitar 16.000 insinyur dibanding jumlah lulusan Sarjana Teknik yang mencapai 1,4 juta orang. PII menyambut baik kehadiran PSPPI Polibatam sehingga dapat mendukung penyediaan SDM profesi insinyur. Tentunya akan berperan penting dalam berbagai pembangunan dan pengembangan Batam ke depan.
”Apapun bentuk dan keadaannya, kita akan terus melakukan peningkatan dan perbaikan dalam sistem pendidikan PSPPI yang sudah baik ini,” tegas Bambang.
Ke depan diharap lebih banyak para profesional/ masyarakat berlatar belakang Sarjana Teknik tertarik mengikuti program profesi insinyur di Polibatam. Ini akan semakin menambah jumlah SDM Profesional Insinyur di Indonesia. (*)
Reporter: Suprizal Tanjung



