
batampos – Aksi kejahatan dengan modus menggunakan mobil rental marak terjadi di Kota Batam. Para pelaku diduga memanfaatkan kendaraan sewaan untuk melancarkan aksi pencurian dan pembobolan rumah maupun ruko di sejumlah wilayah.
Salah satu kasus yang terungkap beberapa hari lalu melibatkan komplotan pelaku yang menggunakan mobil rental untuk mencuri anjing dan membobol ruko di kawasan Sagulung dan Batuaji.
Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, meminta para pengusaha rental agar lebih selektif dan teliti saat menyewakan kendaraan kepada pelanggan.
“Langkahnya lakukan verifikasi identitas penyewa secara teliti dan pastikan tidak ada pemalsuan atau penggunaan dokumen milik orang lain, seperti KTP atau KK, yang dapat mengarah pada tindak kejahatan,” ujarnya.
Baca Juga: Sudah Makan Korban, Warga Seibeduk Keluhkan Kerusakan di Jalan S Parman dan Letjend Suprapto
Selain itu, Aris juga menyarankan agar setiap kendaraan rental dilengkapi dengan perangkat pelacak atau GPS guna memantau pergerakan mobil.
“Kalau pergerakan mobil ini mencurigakan, misalnya hanya berjalan pada tengah malam atau keluar masuk lokasi tertentu secara tidak wajar, pemilik bisa segera melakukan pengecekan,” katanya.
Menurutnya, pemilik rental juga harus mewaspadai penyewaan dengan jangka waktu panjang tanpa kejelasan aktivitas. Ia menegaskan pentingnya memastikan identitas dan riwayat penyewa sebelum transaksi dilakukan.
“Kalau memang ada kecurigaan, segera laporkan. Akan langsung kami tindak lanjuti,” tegasnya.
Baca Juga: Puluhan Driver Online di Batam Diduga Jadi Korban Penipuan
Diketahui, komplotan tersebut sengaja menyewa kendaraan secara bergantian guna menghindari pelacakan maupun kecurigaan warga. Dalam kasus pembobolan ruko di kawasan Pertokoan Tunas Regency, Sagulung, pada 12 Februari 2026 lalu, pelaku menggunakan mobil Toyota Calya sebagai sarana operasional.
Dari aksi tersebut, pelaku berhasil membawa kabur baling-baling kapal dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.
Sementara pada aksi pencurian anjing di Perumahan Permata Laguna, Tanjung Uncang, Kecamatan Batuaji, komplotan itu kembali menggunakan kendaraan berbeda, yakni Toyota Raize berwarna biru. Polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan serta kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam rangkaian aksi tersebut.(*)



