Kamis, 5 Maret 2026

Cap Go Meh 2026 Meriah, Li Claudia Dorong Batam Nyaman bagi Investor

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Li Claudia bersama warga saat perayaan Cap Go Meh. F. Istimewa

batampos– Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri puncak perayaan Festival Cap Go Meh 2026 yang digelar di Maha Vihara Duta Maitreya, Selasa (3/3). Kehadirannya jadi bagian dari dukungan pemerintah terhadap perayaan budaya dan keagamaan yang telah menjadi agenda tahunan masyarakat Tionghoa di Kota Batam.

Perayaan Cap Go Meh tahun ini berlangsung meriah dengan suguhan tarian dan pentas budaya bertema alam semesta. Nuansa kebersamaan dan toleransi terasa kental, mencerminkan harmoni keberagaman yang selama ini menjadi ciri khas Batam.

Li Claudia mengapresiasi semangat dan antusiasme masyarakat yang memeriahkan perayaan tersebut. Ia berharap, energi positif yang ditunjukkan dalam Cap Go Meh tidak berhenti pada seremoni, melainkan dapat diterjemahkan dalam aksi nyata menjaga kelestarian lingkungan.

“Mari kita semua bergandengan tangan menjaga Kota Batam yang kita cintai ini. Apa yang kita lakukan dan perjuangkan hari ini untuk anak dan cucu kita ke depannya,” ujarnya.

Menurutnya, menjaga kelestarian alam bukan hanya soal tanggung jawab moral, tetapi juga berkaitan erat dengan masa depan pembangunan daerah. Ia menilai, lingkungan yang terjaga akan memberikan efek berganda (multiplier effect), mulai dari peningkatan jumlah wisatawan, bertambahnya investasi, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Kalau kota ini nyaman, aman, dan damai, maka investor akan senang untuk berinvestasi di Batam. Jika banyak investasi, pertumbuhan ekonomi meningkat dan angka pengangguran juga berkurang,” kata dia.

Li Claudia menambahkan, menjaga kelestarian lingkungan di Batam masih menjadi tantangan yang terus diupayakan penyelesaiannya oleh BP Batam dan Pemerintah Kota Batam. Sejumlah persoalan seperti pengelolaan sampah, penanganan banjir, hingga pelayanan air bersih menjadi fokus perhatian.

Ia menyebut berbagai langkah telah dilakukan, mulai dari gotong royong bersama jajaran Forkopimda, normalisasi drainase, hingga penganggaran pembangunan jaringan pipa air bersih.

“Kami bersama Bapak Amsakar terus berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh tantangan ini. Sehingga ke depan, generasi penerus di Kota Batam sudah tidak lagi memikirkan tantangan yang sedang dihadapi sekarang ini,” ujarnya. (*)

ReporterArjuna

SALAM RAMADAN