
batampos – Suasana Hari Raya Idulfitri di Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam tampak berbeda dari hari biasanya. Sejak pagi, rutan tersebut dipadati pembesuk yang ingin bertemu keluarga mereka yang berstatus warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Pantauan di lapangan, lonjakan pengunjung terlihat mulai dari area parkir yang dipenuhi kendaraan. Kepadatan kemudian berlanjut ke ruang pendaftaran dan ruang tunggu yang dipadati keluarga warga binaan.
Antrean panjang sempat terjadi, namun tetap berjalan tertib mengikuti alur yang telah ditentukan petugas.
Petugas rutan terlihat sigap mengatur arus kunjungan. Setiap pengunjung wajib menjalani pemeriksaan sesuai standar operasional prosedur (SOP), mulai dari pengecekan identitas hingga pemeriksaan barang bawaan.
Kepala Rutan Batam, Fajar Teguh Wibowo, mengatakan layanan kunjungan Lebaran dibuka untuk memberikan kesempatan bagi warga binaan merasakan suasana hari raya bersama keluarga.
“Kami membuka layanan kunjungan ini agar warga binaan bisa merasakan momen Lebaran bersama keluarga. Namun seluruh proses tetap dijalankan sesuai SOP yang berlaku,” ujarnya.
Di dalam rutan, suasana haru terlihat saat warga binaan akhirnya dapat bertemu keluarga mereka. Momen tersebut dimanfaatkan untuk berbincang dan makan bersama dalam waktu terbatas.
Salah seorang pengunjung, Aldo, mengaku bersyukur bisa bertemu anaknya di dalam rutan pada momen Lebaran tahun ini.
“Alhamdulillah bisa bertemu langsung. Walaupun sebentar, tapi sangat berarti. Tadi sempat makan bersama, rasanya seperti Lebaran di rumah,” ungkapnya haru. (*)



