Kamis, 28 Mei 2026

Lapas Batam Sembelih 5 Sapi dan 3 Kambing untuk Warga Binaan

spot_img

Berita Terkait

Lapas Batam menyembelih kurban untuk warga binaan. F. Yofie Yuhendri/ Batam Pos

batampos – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam menyembelih sebanyak lima ekor sapi dan tiga ekor kambing dalam peringatan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5). Kegiatan yang mengusung tema “Meneguhkan Spirit Kurban untuk Merawat Alam dan Kemanusiaan” itu menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus pembinaan spiritual bagi warga binaan.

Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto mengatakan, pada pelaksanaan kurban tahun ini pihaknya menyembelih sebanyak lima ekor sapi dan tiga ekor kambing yang berasal dari berbagai pihak.

“Pelaksanaan kurban ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan sinergi berbagai pihak dalam mendukung pembinaan warga binaan di Lapas Batam,” ujar Yosafat.

Ia menjelaskan proses penyembelihan dilakukan oleh panitia kurban bersama petugas dan warga binaan dengan tetap memperhatikan kebersihan, ketertiban, dan sesuai syariat Islam.

“Selanjutnya, daging kurban didistribusikan kepada warga binaan dan pihak yang berhak menerima sebagai bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian terhadap sesama,” katanya

Yosafat menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan kurban tahun ini. Menurutnya, momentum Iduladha menjadi pengingat penting tentang nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial.

“Momentum Iduladha mengajarkan kita tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial. Semangat kurban ini diharapkan mampu mempererat rasa kebersamaan serta menumbuhkan nilai kemanusiaan di lingkungan pemasyarakatan,” katanya.

Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan kurban juga menjadi bagian dari pembinaan spiritual dan kepribadian bagi warga binaan agar terus menanamkan sikap empati, gotong royong, dan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan semangat bersama, kami berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat luas sekaligus memperkuat nilai religius dan sosial di lingkungan pemasyarakatan,” tutup Yosafat.(*)

spot_img

UPDATE

Play sound