Selasa, 7 April 2026

PJU di Seibeduk Kerap Padam, Warga Curiga Kabel Dicuri

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kondisi Jalan S Parman yang gelap akibat padamnya lampu penerangan jalan umum (PJU). F. Zavila untuk Batam Pos

batampos – Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah ruas jalan di Seibeduk kembali dikeluhkan warga. Kondisi itu terjadi di sejumlah titik, mulai dari Jalan S Parman, Simpang ATB, Simpang Bagan, Pancur hingga Bukit Kemuning.

Padamnya lampu jalan membuat ruas jalan menjadi gelap pada malam hari dan dinilai membahayakan pengendara serta meningkatkan potensi tindak kriminal.

Rivaldo, warga Piayu, mengatakan kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama. Menurutnya, lampu jalan yang sempat diperbaiki kerap kembali padam hanya dalam waktu singkat.

“Padamnya itu bergantian. Tidak serentak di beberapa kawasan. Kadang di satu titik hidup, tapi di titik lain mati,” ujarnya, Senin (6/4).

Baca Juga: Cegah Balap Liar dan Kejahatan Jalanan, Polisi Patroli ke Lokasi Rawan

Ia menilai kerusakan terjadi di sejumlah titik tertentu, terutama di kawasan Pancur. Di lokasi itu, hanya beberapa unit lampu yang masih berfungsi.

“Di Pancur memang tinggal beberapa lampu saja yang hidup. Sementara di kawasan lain ada yang padam semua. Kemungkinan kabelnya dicuri,” katanya.

Rivaldo menduga pencurian kabel menjadi penyebab padamnya PJU di sejumlah lokasi. Ia meminta pemerintah segera melakukan perbaikan sekaligus memperketat pengawasan agar fasilitas umum tersebut tidak kembali dirusak.

“Kami berharap semua PJU di kawasan Seibeduk segera diperbaiki. Kalau memang ada pencurian kabel, pelakunya harus ditindak karena sangat meresahkan,” ungkapnya.

Ia juga meminta pihak kepolisian untuk menindak tegas pelaku pencurian fasilitas umum. Menurutnya, aksi tersebut tidak hanya merugikan pemerintah, tetapi juga mengganggu kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

“Pelaku kejahatan seperti ini harus ditangkap. Karena mengganggu kenyamanan dan meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga: Batam Jadi Tuan Rumah Festival Graffiti Internasional, Seniman Dunia Ambil Bagian

Sebelumnya, Kapolda Kepri Asep Syafruddin menegaskan pihaknya memberikan perhatian serius terhadap tindak kejahatan yang menyasar fasilitas publik.

“Kami tidak akan mentolerir aksi pencurian fasilitas umum karena dampaknya luas dan merugikan masyarakat,” tegas Asep.

Ia juga mengimbau masyarakat agar berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor apabila menemukan tindak kejahatan maupun aktivitas mencurigakan.

“Kami mengajak masyarakat segera melaporkan melalui layanan 110 agar dapat cepat ditindaklanjuti dan mencegah kejadian serupa,” ujarnya.(*)

UPDATE