Selasa, 26 Mei 2026

Investasi Rp88 Triliun! PLN Batam Pasok Listrik Megaproyek AI Data Center di Nongsa

spot_img

Berita Terkait

Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo bersama Direktur PT Equator Gate System Batam, Efendi menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) pembangunan EGS AI Data Center di Nongsa. F. PLN Batam untuk Batam Pos.

batampos – PT PLN Batam bersama PT Equator Gate System Batam menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) untuk mendukung pembangunan EGS AI Data Center di kawasan Nongsa, Kota Batam.

Penandatanganan kerja sama berlangsung di Aula Tanjung Kasam, Kantor Korporat PLN Batam, Senin (25/5). Melalui perjanjian tersebut, PLN Batam akan menyediakan pasokan listrik secara bertahap guna mendukung operasional pusat data berskala besar tersebut.

Pelaksana Harian Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra mengatakan proyek tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital dan koridor infrastruktur digital global bersama Singapura dan Johor.

“BP Batam menyambut baik komitmen investasi mega proyek EGS AI Data Center di Nongsa. Ini bukan hanya tentang pembangunan data center, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun ekosistem digital yang kuat dan berdaya saing,” ujar Li Claudia.

Menurutnya, kesiapan infrastruktur energi menjadi faktor penting dalam menarik investasi industri digital dan teknologi informasi ke Batam. Karena itu, BP Batam berharap PLN Batam mampu memastikan pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan bagi industri strategis tersebut.

“Kesiapan energi merupakan salah satu kunci utama dalam meningkatkan daya tarik investasi di Batam, khususnya untuk sektor berbasis teknologi dan digital,” katanya.

Ia menambahkan, proyek tersebut diharapkan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat melalui pembukaan lapangan kerja baru, pengembangan talenta digital, hingga peningkatan daya saing Batam di tingkat regional.

Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo menyebut kerja sama itu menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi Batam sebagai kawasan investasi berbasis teknologi tinggi.

“Kerja sama ini bukan sekadar penyediaan tenaga listrik, tetapi merupakan bentuk kepercayaan sekaligus komitmen bersama dalam membangun ekosistem digital yang kuat di Batam,” ujar Kwin Fo.

Ia memastikan PLN Batam siap memenuhi kebutuhan energi untuk pengembangan data center secara andal, terukur, dan berkelanjutan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Batam sangat siap menjadi pusat pengembangan data center dan ekonomi digital yang didukung infrastruktur energi yang andal,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur PT Equator Gate System Batam, Efendi mengatakan perusahaan akan membangun EGS AI Data Center dengan nilai investasi mencapai USD5 miliar atau sekitar Rp88 triliun.

Pusat data berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 30 hektare di kawasan Nongsa. Data center dirancang menjadi pusat pemrosesan AI, machine learning, dan cloud computing modern di Asia Tenggara.

Efendi menegaskan kerja sama dengan PLN Batam menjadi faktor penting dalam menjamin keandalan operasional pusat data tersebut.

“Penandatanganan PJBTL ini merupakan komitmen bersama untuk menghadirkan infrastruktur data center yang andal, efisien, dan berkelanjutan di Indonesia,” ujarnya.

Investasi besar itu diharapkan mampu memperkuat posisi Batam sebagai pusat infrastruktur digital regional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi tinggi di Indonesia.(*)

spot_img

UPDATE

Play sound