Senin, 20 April 2026

Acara Perpisahan Siswa SMA/SMK Dilarang di Hotel

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi acara perpisahan siswa SMA. (AI Gemini)

batampos – Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau mengeluarkan edaran agar pelaksanaan perpisahan siswa SMA dan SMK digelar secara sederhana di lingkungan sekolah, tanpa memberatkan orang tua murid.

‎Kebijakan tersebut dikeluarkan untuk menghindari tingginya biaya acara perpisahan yang selama ini kerap digelar di hotel atau tempat mewah. Sekolah diminta memanfaatkan fasilitas yang ada di lingkungan sekolah untuk kegiatan pelepasan siswa.

‎Dalam edaran itu, sekolah juga diimbau tidak membebani wali murid dengan pungutan yang tinggi. Kegiatan perpisahan diminta lebih sederhana, edukatif, dan tetap berkesan bagi siswa.

‎Larangan pelaksanaan perpisahan di hotel juga dilakukan untuk menghindari polemik seperti tahun-tahun sebelumnya, ketika sejumlah sekolah dan komite telah lebih dulu memesan hotel sehingga sulit dibatalkan.

Baca Juga: Maling Berkedok Pembeli Dibekuk di Batuaji

Kebijakan serupa sebelumnya juga pernah diterapkan di sejumlah daerah lain. Pemerintah menilai acara perpisahan yang terlalu mewah dapat menambah beban ekonomi orang tua dan memicu kesenjangan antar siswa.

‎Salah seorang wali murid di SMAN 3 Batam, Ilham Tarmizi, mengaku sejauh ini pihak sekolah memang mengarahkan kegiatan pelepasan dilaksanakan di lingkungan sekolah.

‎“Anak saya cuma bilang kemarin acara pelepasan di sekolah bulan depan, untuk iuran belum ada kepastian,” kata dia, Minggu (19/4) siang.

‎Ia memastikan perpisahan tahun ini bukan digelar di hotel, melainkan di area sekolah.

Baca Juga: Polresta Barelang Edukasi Pentingnya Mematuhi Aturan Lalu Lintas

Menurut Ilham, kebijakan tersebut cukup baik karena dapat mengurangi beban biaya orang tua. Ia berharap kegiatan perpisahan tetap berjalan meriah meski dilakukan secara sederhana.

‎“Yang penting anak-anak tetap bisa punya kenangan, tapi jangan sampai memberatkan orang tua,” ujarnya.

‎Kebijakan perpisahan sederhana di sekolah juga dinilai lebih relevan dengan kondisi ekonomi saat ini. Selain menekan biaya, sekolah juga dapat lebih mudah mengawasi kegiatan siswa dan menghindari pungutan tambahan yang tidak perlu. (*)

UPDATE