Jumat, 1 Mei 2026

Dishub Siap Realisasikan ZoSS di Sejumlah Sekolah, Namun Anggaran jadi Kendala

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra bersama Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Leo Putra meninjau lokasi rencana pembangunan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di depan SD Negeri 009 Botania Garden, kawasan Belian, Batam Kota. F. Syahban/Batam Pos
‎ss

batampos– Permintaan pemasangan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di sejumlah titik rawan lalu lintas mulai banyak disampaikan pihak sekolah di Kota Batam. Sejumlah sekolah menilai keberadaan ZoSS penting untuk melindungi siswa saat menyeberang maupun saat masuk dan pulang sekolah.

‎Salah satu lokasi yang diusulkan adalah jalan depan SMP Negeri 12 Batam Kota. Kawasan tersebut dinilai cukup rawan karena banyak kendaraan melintas dengan kecepatan tinggi, terutama pada pagi dan siang hari saat aktivitas sekolah berlangsung.

‎Sebelumnya, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra bersama Dinas Perhubungan (Dishub) telah memasang ZoSS di SD Negeri 001 Batam Kota dan SD Negeri 009 Botania.

Pemasangan itu dilakukan untuk memperlambat laju kendaraan di sekitar sekolah sekaligus meningkatkan keselamatan anak-anak.

‎Kepala Dishub Kota Batam, Leo Putra, mengatakan pihaknya siap menampung aspirasi masyarakat dan sekolah terkait kebutuhan pemasangan ZoSS di berbagai titik.

‎Menurutnya, Dishub akan melakukan penyisiran dan pemetaan terhadap sekolah-sekolah yang berada di kawasan rawan kecelakaan maupun lalu lintas padat.

‎“Kami akan sisir semua, namun kita perlu arahan dari pimpinan karena anggarannya di sana,” kata Leo Putra kepada Batam Pos, Senin (20/4) siang.

‎Leo menegaskan keselamatan anak sekolah harus menjadi prioritas bersama. Menurutnya, keberadaan ZoSS bukan hanya soal marka dan rambu lalu lintas, tetapi juga bentuk perlindungan terhadap siswa yang setiap hari beraktivitas di pinggir jalan.

‎“Demi keselamatan anak-anak sekolah, tentu akan terus kita dorong. Jangan sampai ada kejadian yang tidak kita inginkan baru kita bergerak,” ujarnya.

‎Leo menjelaskan, pemasangan ZoSS membutuhkan anggaran yang tidak sedikit karena mencakup marka jalan, rambu, pengecatan, zebra cross, hingga perlengkapan pendukung lain di sekitar sekolah.

‎Karena itu, pihaknya berharap ada dukungan dari pimpinan daerah, baik wali kota maupun wakil wali kota, agar program keselamatan sekolah tersebut bisa diperluas ke lebih banyak lokasi.

‎Menurut Leo, keberhasilan pemasangan ZoSS di dua sekolah sebelumnya juga tidak lepas dari perhatian dan dorongan pimpinan daerah yang menilai keselamatan siswa harus menjadi prioritas.

‎Selain itu, ia menilai Dinas Pendidikan Kota Batam juga perlu ikut aktif mendorong usulan sekolah-sekolah yang membutuhkan ZoSS, sehingga program keselamatan anak di lingkungan sekolah bisa berjalan lebih cepat dan terarah.

‎“Kalau ada sinergi antara sekolah, Dinas Pendidikan dan Dishub, tentu akan lebih mudah menentukan titik-titik mana yang paling prioritas untuk dipasang ZoSS,” katanya.(*)

ReporterM. Sya’ban

UPDATE