Selasa, 28 April 2026

Diduga Mabuk, Pengendara Scoopy Terluka dalam Kecelakaan Tunggal di Gajah Mada Tiban

Berita Terkait

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas.

batampos –Seorang pria yang diduga berada dalam pengaruh minuman keras mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Gajah Mada, kawasan Tiban, Kota Batam, pada Senin dini hari, 27 April 2026. Peristiwa tersebut terjadi saat arus lalu lintas sedang lengang dan sempat menarik perhatian warga yang melintas di lokasi kejadian.

Dalam video yang beredar di media sosial, korban terlihat tergeletak di badan jalan dengan mengenakan kaos merah muda dan celana panjang hitam. Di sekitar tubuh korban tampak bercak darah, sementara sepeda motor Honda Scoopy berwarna hitam dengan nomor polisi BP 1717 FB berada tidak jauh dari posisi korban.

Warga yang berada di lokasi kemudian merekam kejadian tersebut dan berharap ada pihak keluarga yang mengenali korban. Dalam rekaman video itu, terdengar suara warga yang menyebut kecelakaan terjadi di kawasan Tiban sambil memperlihatkan nomor kendaraan korban.
“Kecelakaan di Tiban, ini BP-nya, mana tau ada yang kenal,” ujar seorang warga dalam video yang beredar luas di media sosial beberapa saat setelah kejadian.

Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol Afiditya Arief Wibowo melalui Kanit Gakkum AKP Victor Hutahaean membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan korban diketahui berinisial F (38), yang mengalami kecelakaan sekitar pukul 00.00 WIB saat mengendarai sepeda motor seorang diri.

“Iya, kejadian laka tunggal tadi malam sekitar jam 12 malam. Berdasarkan KTP, korbannya asal Palembang,” kata Victor saat dikonfirmasi.

Polisi menyebut korban saat itu sedang melaju dari arah Tiban menuju kawasan Universitas Internasional Batam.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara sementara, korban diduga kehilangan kendali setelah sepeda motor yang dikendarainya mengalami selip. Kondisi jalan yang sepi membuat korban terjatuh tanpa melibatkan kendaraan lain. “Motornya mengalami slip off control,” jelas Victor.

Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk mendapatkan penanganan medis. Akibat kecelakaan tersebut, F mengalami luka lecet di bagian kepala, badan, serta kaki, dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif.

Polisi juga menduga korban dalam kondisi mabuk saat berkendara. Dugaan itu muncul setelah petugas menemukan muntahan di sekitar lokasi kecelakaan. Meski demikian, kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis guna memastikan kondisi korban saat insiden terjadi. “Dugaan mabuk ada, karena ada muntahan. Tapi kami masih menunggu hasil visum,” tutup Victor.(*)

UPDATE