Selasa, 12 Mei 2026

Warga Mangsang Keluhkan PJU yang Rutin Padam Selama Setahun

Berita Terkait

Kondisi Jalan S Parman yang gelap akibat padamnya lampu penerangan jalan umum (PJU). F. Zavila untuk Batam Pos

batampos – Warga Kelurahan Mangsang, Kecamatan Seibeduk, kembali mengeluhkan kondisi lampu penerangan jalan umum (PJU) yang padam. Persoalan tersebut disebut sudah berulang kali terjadi dan berlangsung hampir selama setahun terakhir tanpa penanganan maksimal.

Minimnya penerangan di sejumlah ruas jalan membuat aktivitas warga terganggu, terutama pada malam hari. Kondisi jalan yang gelap juga dinilai membahayakan pengendara serta meningkatkan risiko kecelakaan dan tindak kriminalitas.

Eky, salah seorang warga Mangsang, mengaku kesal karena lampu jalan yang padam hingga kini belum mendapat perbaikan menyeluruh dari pihak terkait.

“Sudah sering sekali padam. Malam hari jalan jadi gelap dan sangat mengganggu aktivitas warga,” ujar Eky.

Baca Juga: Bermain Saat Hujan Deras, 2 Anak Tewas Tenggelam di Waduk Piayu

Menurut dia, kondisi tersebut membuat pengendara harus lebih berhati-hati saat melintas, terlebih di beberapa titik jalan yang minim penerangan dan memiliki lalu lintas cukup ramai.

“Kalau terus dibiarkan sangat rawan kecelakaan. Selain itu juga takut terjadi tindak kriminal karena suasana jalan gelap,” katanya.

Eky berharap dinas terkait segera melakukan perbaikan total terhadap jaringan lampu penerangan jalan agar persoalan serupa tidak terus berulang.

Ia juga meminta aparat kepolisian meningkatkan patroli malam selama lampu jalan masih padam guna memberikan rasa aman bagi masyarakat.

“Kalau lampu masih mati, kami berharap polisi rutin patroli supaya warga merasa lebih aman saat melintas malam hari,” tambahnya.

Baca Juga: Pencuri Beraksi Gunakan Mobil Rental di Batuaji, Modusnya Isi Ulang Gas Murah

Tak hanya di kawasan Mangsang, kondisi serupa juga disebut kerap terjadi di sejumlah wilayah lain di Kecamatan Seibeduk, seperti kawasan Pancur, Simpang Bagan, Bukit Kemuning hingga Duriangkang.

Warga lainnya, Robi, berharap pemerintah lebih serius memperhatikan fasilitas penerangan jalan karena menyangkut keselamatan masyarakat.

“Jangan tunggu ada korban kecelakaan atau kejadian kriminal baru diperbaiki. Kami hanya ingin jalan terang dan aman untuk dilalui,” ujarnya. (*)

UPDATE