
batampos – Sebanyak 33 siswa SMA Negeri 5 Batam berhasil lolos ke perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala SMA Negeri 5 Batam, Jamal Dinata mengatakan keberhasilan tersebut menjadi bukti kerja keras dan konsistensi para siswa dalam mempertahankan prestasi akademik selama menempuh pendidikan di sekolah.
Selain itu, menurutnya, dukungan serta pendampingan para guru juga menjadi faktor penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi proses seleksi SNBP yang semakin kompetitif setiap tahunnya.
Baca Juga: Pertamina Bantah Isu Mobil 1.500 CC Dilarang Gunakan Pertalite
“Para guru selalu memberikan motivasi kepada siswa agar melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Karena itu anak-anak menjadi lebih semangat dan berlomba-lomba untuk belajar,” ujar Jamal, Jumat (22/5)
Puluhan siswa yang lolos tersebut diterima di sejumlah PTN ternama di Indonesia, di antaranya Universitas Diponegoro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Andalas hingga Politeknik Negeri Batam.
Adapun program studi yang dipilih cukup beragam, mulai dari kedokteran, ekonomi, teknik hingga ilmu budaya.
“Setiap tahun itu yang diterima selaku meningkat dan tersebar di PTN ternama,” tegasnya.
Jamal juga memberikan semangat kepada siswa yang belum berhasil lolos melalui jalur SNBP. Ia mengingatkan bahwa masih banyak kesempatan lain yang dapat diperjuangkan untuk meraih perguruan tinggi impian.
“Bagi siswa yang belum lolos, jangan berkecil hati. Perjalanan kalian belum berakhir karena masih ada jalur lain yang bisa diperjuangkan,” katanya.
Baca Juga: Guru SMAN 5 Batam Mengaku Didiskrimansi dan Kehilangan Hak PPPK, Ini Sanggahan Pihak Sekolah
Selain fokus pada keberhasilan SNBP, pihak sekolah juga tengah mempersiapkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Dalam waktu dekat, sekolah akan menggelar sosialisasi bersama komite sekolah serta tokoh masyarakat terkait petunjuk teknis penerimaan siswa baru.
“Tahun lalu kami mengundang tokoh masyarakat, RT dan RW untuk sosialisasi juknis. Hal yang sama juga akan kami lakukan minggu depan,” tutup Jamal. (*)



