Minggu, 31 Mei 2026

WITT Kepri Kampanyekan Hidup Sehat, Ajak Warga Jauhi Rokok dan Vape

spot_img

Berita Terkait

Ratusan warga Batam mengikuti kegiatan jalan santai atau fun walk yang digelar Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT) Provinsi Kepulauan Riau dalam rangka memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia di kawasan Park Avenue Mall, Batam Kota, Minggu (31/5) pagi. Foto Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Ratusan warga memadati kawasan Park Avenue Mall, Batam Kota, Minggu (31/5) pagi. Mereka mengikuti kegiatan jalan santai atau fun walk yang digelar Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT) Provinsi Kepulauan Riau dalam rangka memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia.

Sejak pukul 07.00 WIB, peserta mulai berdatangan dan memenuhi lobi pusat perbelanjaan tersebut. Suasana semakin semarak dengan kehadiran berbagai stan sponsor serta balon gerbang start-finish yang menjadi penanda jalur kegiatan.

Ketua WITT Kepri, Dewi Triyanawati, mengatakan Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang diperingati setiap 31 Mei merupakan momentum untuk mengingatkan masyarakat akan bahaya konsumsi tembakau dan produk turunannya, termasuk rokok elektronik atau vape.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Batam untuk berhenti merokok dan menghindari vape. Kandungan racun dalam tembakau menjadi salah satu pemicu berbagai penyakit, termasuk penyakit jantung. Mari hidup sehat, karena sehat itu keren,” ujarnya dalam sambutan.

Menurut Dewi, asap rokok tidak hanya berdampak bagi perokok aktif, tetapi juga membahayakan orang-orang di sekitarnya. Ia menilai tingginya jumlah perokok usia remaja menjadi perhatian serius karena kelompok tersebut merupakan generasi penerus bangsa.

“Kalau saat ini masih menjadi perokok, mulailah mengurangi ketergantungan terhadap tembakau. Dampaknya bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga orang lain di sekitar,” katanya.

Dewi menjelaskan, WITT merupakan organisasi yang fokus mengedukasi masyarakat untuk meminimalisasi dampak paparan racun tembakau, terutama di lingkungan keluarga. Perempuan, menurutnya, memiliki peran penting dalam menciptakan rumah tangga yang lebih sehat dan memutus rantai kebiasaan merokok di lingkungan keluarga.

“Kami tidak melarang orang merokok karena itu merupakan hak masing-masing. Namun, kami terus mengedukasi agar dampak buruknya dapat diminimalisasi sedini mungkin,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Sintasari, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, baik melalui dukungan moral maupun material.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor dan pihak terkait yang telah membantu sehingga peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia tahun ini dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Ia menambahkan, WITT merupakan organisasi nirlaba yang seluruh kegiatannya dijalankan secara sukarela oleh para pengurus. Karena itu, dukungan dari berbagai pihak menjadi faktor penting dalam setiap kegiatan yang dilakukan.

Menurut Sintasari, edukasi mengenai bahaya tembakau perlu terus dilakukan, terutama kepada kalangan muda. Upaya tersebut penting untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif di masa depan.

“Kami ingin mengajak anak-anak muda untuk menjaga kesehatan dengan menjauhi tembakau. Mereka adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan bangsa,” katanya.

Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia di Batam berlangsung meriah. Selain jalan santai, peserta juga mengikuti senam line dance, penyuluhan kesehatan dari BNNP Kepri, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga penarikan doorprize yang menjadi penutup rangkaian kegiatan. (*)

spot_img

UPDATE

Play sound