Minggu, 31 Mei 2026

Kilas Balik Sepekan: Tiga Isu Besar yang Menjadi Sorotan Publik di Batam dan Kepri

spot_img

Berita Terkait

Kolase foto oleh Batam Pos.

batampos – Sejumlah peristiwa menonjol mewarnai Kota Batam dan Kepulauan Riau sepanjang sepekan terakhir. Mulai dari terbongkarnya markas judi online beromzet puluhan miliar rupiah di kawasan perumahan mewah Batam, dugaan salah tangkap yang menyeret empat anggota polisi di Kabupaten Kepulauan Anambas, hingga proyek pematangan lahan di sekitar Waduk Muka Kuning yang menuai perhatian publik.

Ketiga peristiwa tersebut menjadi sorotan masyarakat karena berkaitan dengan penegakan hukum, pelayanan publik, serta isu lingkungan yang berdampak langsung terhadap warga.

Markas Judi Online Beromzet Puluhan Miliar Dibongkar

Satreskrim Polresta Barelang berhasil mengungkap praktik perjudian online berskala besar yang beroperasi di salah satu kawasan perumahan elite di Kota Batam.

Penggerebekan dilakukan di sebuah rumah di Perumahan Bukit Golf Residence Sukajadi pada 21 Mei 2026. Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam jaringan judi online internasional.

Polisi menyebut aktivitas perjudian tersebut memiliki omzet mencapai puluhan miliar rupiah dan diduga melayani pemain dari berbagai negara.

Kasus ini menjadi salah satu pengungkapan terbesar terkait perjudian online di Batam sepanjang tahun 2026. Simak selengkapnya di SINI.

Anggota Damkar Anambas Diduga Jadi Korban Salah Tangkap

Peristiwa lain yang menyita perhatian publik terjadi di Kabupaten Kepulauan Anambas. Seorang anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) bernama Syahrul diduga menjadi korban salah tangkap dalam kasus narkotika.

Kasus tersebut kemudian berbuntut panjang setelah empat oknum polisi yang terlibat dalam proses penindakan dilaporkan ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

Laporan itu diajukan untuk mengusut dugaan pelanggaran prosedur dalam penanganan kasus yang menimpa anggota Damkar tersebut.

Perkembangan kasus ini terus menjadi perhatian masyarakat karena menyangkut profesionalisme aparat penegak hukum dalam menjalankan tugas. Simak selengkapnya di SINI.

Proyek Dekat Waduk Muka Kuning Jadi Sorotan

Sementara itu, proyek pematangan lahan di kawasan Bukit Daeng yang berada tidak jauh dari Waduk Muka Kuning juga menjadi pembahasan publik selama sepekan terakhir.

Menanggapi berbagai kekhawatiran yang muncul, BP Batam memastikan proyek seluas 35.106 meter persegi tersebut merupakan kegiatan resmi yang telah mengantongi izin serta alokasi lahan sesuai ketentuan yang berlaku.

Meski demikian, BP Batam menegaskan pengawasan terhadap proyek tetap diperketat untuk memastikan aktivitas pembangunan tidak mengganggu fungsi daerah tangkapan air maupun kawasan sekitar waduk yang menjadi salah satu sumber air baku utama Kota Batam.

Polemik proyek tersebut menjadi perhatian karena berkaitan dengan isu lingkungan dan keberlanjutan sumber daya air di Batam yang selama ini menjadi kebutuhan vital masyarakat.

Simak selengkapnya di SINI. (*)

spot_img

UPDATE

Play sound