Senin, 8 Juni 2026

Puluhan Kontainer Hanyut, Polisi Tingkatkan Patroli di Perairan Batam

Berita Terkait

Ilustrasi kontainer hanyut. (F.ChatGPT)

batampos – Puluhan kontainer muatan kapal kargo MV Golden Star 1 yang tenggelam di perairan Selat Malaka-Selat Singapura masih belum ditemukan. Kontainer yang diduga hanyut tersebut berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran di wilayah perairan Batam dan sekitarnya.

Menyikapi kondisi tersebut, Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Barelang meningkatkan patroli serta memberikan imbauan kepada para pengguna jasa pelayaran untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di perairan tersebut.

Kasat Polairud Polresta Barelang, Kompol I Kade Dwi Suryawandika, mengatakan patroli rutin terus dilakukan guna memantau kondisi perairan dan memastikan aktivitas pelayaran tetap berjalan aman.

“Patroli terus kami lakukan untuk memastikan keselamatan pelayaran. Kami juga terus memantau perkembangan di lapangan dan berkoordinasi dengan instansi terkait,” ujar Kade, Minggu (7/6).

Baca Juga: Kontainer Hanyut Pascatenggelamnya MV Golden Star 1, KSOP Aktifkan Peringatan Pelayaran

Selain meningkatkan patroli, pihaknya juga mengajak para nelayan untuk turut membantu melakukan pemantauan. Nelayan diminta segera melaporkan apabila menemukan kontainer yang hanyut agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.

“Kami minta nelayan yang menemukan atau melihat keberadaan kontainer tersebut agar segera melapor. Informasi itu akan kami teruskan kepada KSOP untuk ditindaklanjuti. Kami juga telah berkoordinasi dengan seluruh polsek yang memiliki wilayah perairan,” katanya.

Meski puluhan kontainer masih belum ditemukan, Kade mengaku hingga saat ini belum ada laporan kecelakaan laut yang disebabkan oleh hanyutnya muatan kapal tersebut.

“Sejauh ini belum ada laporan kecelakaan ataupun insiden pelayaran yang disebabkan oleh kontainer yang hanyut. Namun kami tetap mengimbau seluruh nahkoda dan pengguna perairan untuk meningkatkan kewaspadaan,” tegasnya.

Baca Juga: Rupiah Melemah, Liburan ke Singapura dari Batam Berpotensi Semakin Mahal

Sebelumnya, kapal kargo MV Golden Star 1 berbendera Tanzania dilaporkan tenggelam di wilayah Traffic Separation Scheme (TSS) Selat Malaka-Selat Singapura pada Jumat (5/6) malam. Dalam peristiwa tersebut, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam berhasil mengevakuasi sembilan awak kapal.

Berdasarkan laporan awal, kapal tersebut mengangkut 107 kontainer saat mengalami kecelakaan dan tenggelam di jalur pelayaran internasional yang menjadi salah satu rute tersibuk di dunia. (*)

UPDATE