Jumat, 26 Juni 2026

Warga Perumahan Bukit Indah Piayu Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah

Berita Terkait

Polisi melakukan identifikasi di lokasi. (F.Istimewa)

batampos – Warga Perumahan Bukit Indah Piayu, Kecamatan Sei Beduk, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria berinisial AZM, 47, di dalam rumahnya, Selasa (23/6) malam. Korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam kondisi membusuk dan terbaring di ruang tamu rumahnya di Blok B5.

Penemuan jasad tersebut bermula dari kecurigaan rekan kerja korban yang datang berkunjung ke rumah setelah AZM tidak masuk kerja selama tiga hari berturut-turut. Saat tiba di lokasi, rekan korban mencium aroma busuk menyengat dari dalam rumah yang dipenuhi lalat.

Kondisi itu kemudian dilaporkan kepada perangkat RT setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian untuk dilakukan pengecekan.

Salah seorang warga, Dewi, mengatakan aroma tidak sedap sebenarnya sudah tercium beberapa hari terakhir. Namun, ia mengira bau tersebut berasal dari bangkai hewan.

Baca Juga: Masih Berkutat di Imigrasi Batam, Polda Kepri Tunggu Pelimpahan Kasus 210 WNA

“Awalnya saya kira bau bangkai hewan. Ternyata setelah dicek, sumber baunya berasal dari jasad tetangga yang sudah meninggal dunia,” ujarnya.

Menurut Dewi, korban diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut sejak berpisah dengan istrinya. Selama ini, AZM dikenal sebagai pribadi yang tertutup dan jarang berinteraksi dengan warga sekitar.

“Beliau tinggal sendiri. Memang tidak terlalu sering bergaul dengan tetangga,” katanya.

Kapolsek Seibeduk, Iptu Alex Yasral, membenarkan adanya penemuan jasad tersebut. Setelah menerima laporan dari masyarakat, pihaknya bersama Tim Inafis Polresta Barelang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Setelah menerima laporan, kami langsung menuju lokasi bersama Tim Inafis Polresta Barelang untuk melakukan pemeriksaan dan mengevakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara,” ujar Alex.

Baca Juga: Warga Makin Minati Transportasi Murah, Penumpang Trans Batam Meningkat 20 Persen

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.

“Tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal karena sakit,” katanya.

Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya sejumlah obat-obatan di rumah korban. Selain itu, berdasarkan keterangan saksi, beberapa waktu sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat meminta rekan kerjanya untuk mengantarkannya berobat.

“Ada obat-obatan dan korban juga pernah melakukan pengobatan di klinik,” tutupnya. (*)

UPDATE