Kamis, 25 Juni 2026

Mei Jadi Puncak Kunjungan Wisman ke Batam, Capai 166.619 Orang

Berita Terkait

ILUSTRASI turis berbelanja di Batam. PHRI menyebut tingkat hunian hotel masih cukup stabil di awal tahun. Foto: chatgpt

batampos – Deretan hari libur panjang sepanjang Mei 2026 menjadi berkah bagi sektor pariwisata Batam. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam mencatat lonjakan signifikan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk melalui berbagai pintu internasional di kota itu.

Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Kharisma Rukmana,
menyampaikan data Imigrasi Batam menunjukkan jumlah kedatangan warga negara asing (WNA) pada Mei mencapai 166.619 orang.

“Angka tersebut melonjak tajam dibandingkan April yang tercatat 111.903 orang. Bahkan, jumlah kunjungan pada Mei menjadi yang tertinggi sepanjang lima bulan pertama tahun ini,” ujarnya, Kamis (25/6).

Sebelumnya, jumlah kedatangan WNA pada Januari tercatat 123.868 orang, Februari 126.010 orang, Maret 110.916 orang, dan April 111.903 orang. Kenaikan pada Mei menunjukkan peningkatan hampir 49 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Ia mengatakan lonjakan tersebut dipengaruhi tingginya mobilitas wisatawan selama periode libur panjang yang berlangsung sepanjang Mei.

Menurut Kharisma, komposisi negara asal wisatawan yang datang ke Batam masih didominasi negara-negara tetangga. Warga negara Singapura menjadi penyumbang terbesar dengan total 72.340 kunjungan selama Mei. Posisi berikutnya ditempati Malaysia sebanyak 64.964 orang.

Sementara itu, wisatawan asal China tercatat sebanyak 6.583 orang, India 6.250 orang, dan Filipina 3.170 orang.

“Top lima negara asal WNA yang masuk ke Batam tidak banyak berubah dari tahun ke tahun. Singapura masih paling banyak, kemudian Malaysia, China, India, dan Filipina,” kata Kharisma.

Tingginya arus kedatangan wisatawan asing itu menjadi ujian tersendiri bagi pelayanan keimigrasian di pelabuhan internasional Batam. Namun, Imigrasi Batam mengklaim telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi sejak akhir 2024 untuk menghadapi potensi lonjakan penumpang.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menambah jumlah konter pemeriksaan keimigrasian serta menyiapkan konter cadangan yang dapat dioperasikan sewaktu-waktu ketika terjadi peningkatan arus penumpang.

“Selain itu, fasilitas autogate juga diperbanyak guna mempercepat proses pemeriksaan dokumen perjalanan,” ujarnya.

Di Pelabuhan Internasional Batam Centre, misalnya, kini tersedia lima autogate untuk keberangkatan dan lima autogate untuk kedatangan. Kehadiran fasilitas tersebut dinilai efektif membantu mempercepat proses pemeriksaan sekaligus mengurangi antrean.

“Di Pelabuhan Batam Centre sekarang sudah tersedia lima autogate keberangkatan dan lima autogate kedatangan. Fasilitas ini sangat membantu petugas dalam mengurai antrean penumpang,” ujar Kharisma.

Langkah tersebut, kata dia, mulai menunjukkan hasil. Antrean panjang yang sebelumnya kerap terjadi saat periode liburan kini berangsur berkurang. Arus penumpang di sejumlah pelabuhan internasional utama Batam, seperti Batam Centre dan Harbour Bay, dinilai lebih tertata dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

“Sekarang kita bisa lihat antrean penumpang sudah jauh lebih baik. Tidak lagi terjadi penumpukan seperti sebelumnya, baik di Pelabuhan Batam Centre maupun Harbour Bay,” ujar Kharisma.

Lonjakan kunjungan wisatawan asing pada Mei menjadi sinyal positif bagi pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata Batam.(*)

Reporterazis maulana

UPDATE