Kamis, 21 Mei 2026

Libur Panjang Akhir Mei, Kunjungan Wisman Diperkirakan Melonjak

spot_img

Berita Terkait

ILUSTRASI turis berbelanja di Batam. PHRI menyebut tingkat hunian hotel masih cukup stabil di awal tahun. Foto: chatgpt

batampos – Menjelang libur panjang akhir Mei hingga awal Juni 2026 mendatang, Pemerintah Kota Batam optimistis kunjungan wisatawan ke Batam akan melonjak tajam. ‎Momentum cuti bersama pada Kamis, 28 Mei 2026 yang berdekatan dengan akhir pekan serta Hari Lahir Pancasila pada Senin, 1 Juni 2026 diprediksi menjadi magnet besar bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

‎Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardi Winata mengatakan tren kunjungan wisatawan asing ke Batam sepanjang 2026 terus menunjukkan peningkatan positif dibandingkan tahun sebelumnya.

‎“Kalau melihat progres kunjungan wisatawan mancanegara per bulan, dari Januari sampai Mei 2026 ini jauh lebih baik dibanding tiga bulan pada 2025 lalu. Artinya Batam masih sangat menarik, masih sangat seksi bagi wisatawan mancanegara, khususnya Singapura dan Malaysia,” kata Ardi, Kamis (21/5) siang.

‎Menurutnya, posisi hari libur yang jatuh pada Kamis dan Jumat menjadi keuntungan tersendiri bagi Batam sebagai destinasi wisata pendek bagi wisatawan luar negeri, terutama dari Singapura.

‎“Public holiday-nya bagus. Kamis dan Jumat, disambung Sabtu-Minggu. Ini membuat Batam semakin menarik. Lonjakannya nanti diprediksi luar biasa,” ujarnya.

‎Ardi menyebut, Batam saat ini memiliki banyak daya tarik wisata yang membuat wisatawan nyaman berlibur. Mulai dari wisata kuliner di kawasan Bengkong Laut, hotel dengan fasilitas lengkap dari kelas standar hingga bintang lima, hingga faktor keamanan yang dinilai kondusif.

‎“Keamanan kita terjamin, tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga masyarakat atau wisatawan merasa aman datang ke Batam,” katanya.

‎Selain itu, sektor wisata belanja juga terus diperkuat. Menurut Ardi, hadirnya berbagai pusat perbelanjaan dan tenant baru menjadi nilai tambah bagi wisatawan yang datang ke Batam.

‎“Salah satu yang menarik sekarang itu wisata shopping. Elektronik, game, dan pusat belanja baru di kawasan Nagoya juga menjadi daya tarik tambahan,” ujarnya.

‎Tak hanya mengandalkan wisata belanja dan kuliner, Pemerintah Kota Batam juga menyiapkan sejumlah agenda untuk menyambut lonjakan wisatawan saat long weekend nanti.

‎Dalam waktu dekat, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan menggelar event Asita Travel Mart di Grand Batam Mall, serta berbagai agenda kebudayaan lainnya.

‎“Batam bukan hanya siap untuk long weekend saja, tapi setiap weekend memang sudah kami siapkan. Wisatawan datang ke Batam itu untuk shopping, sport tourism, event-event hiburan, sampai event kelautan,” katanya.

‎Lonjakan wisatawan diperkirakan berdampak langsung terhadap tingkat hunian hotel dan perputaran ekonomi masyarakat.

‎Ardi optimistis okupansi hotel di Batam akan meningkat signifikan selama long weekend berlangsung. Dampaknya juga diyakini dirasakan langsung oleh sektor restoran, tempat hiburan hingga pelaku UMKM.

‎“Jelas okupansi hotel akan meningkat signifikan. Karena wisatawan bergerak ke hotel, restoran, tempat hiburan, dan UMKM. Hampir 24 persen pergerakan ekonomi kita juga berasal dari sektor pariwisata,” jelasnya.

‎Ia menambahkan, pelaku UMKM dipastikan ikut menikmati dampak positif apabila kunjungan wisatawan meningkat selama libur panjang nanti.

‎Di akhir, Ardi mengimbau masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Batam agar bersama-sama menjaga keamanan, kenyamanan, dan kebersihan kota selama momentum long weekend berlangsung.

‎“Ayo kita kompak, kita cinta Batam. Kota Batam ini milik kita semua. Jangan buang sampah sembarangan dan mari sama-sama menjaga kenyamanan kota ini,” tutur Ardi.(*)

ReporterM. Sya’ban
spot_img

UPDATE

Play sound