Jumat, 3 Juli 2026

Kejar Target 3 Juta Wisatawan ke Kepri, Ansar Genjot Event Wisata

Berita Terkait

Sejumlah wisatawan mengunjungi kawasan Batamcenter untuk berfoto dengan landmark Welcome To Batam, Kamis (4/6). F.Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus menggenjot penyelenggaraan berbagai agenda pariwisata untuk mendongkrak kunjungan wisatawan. Langkah tersebut dilakukan guna mengejar target tiga juta kunjungan wisatawan ke Kepri hingga akhir tahun.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengatakan berbagai event berskala nasional maupun internasional mulai kembali dihidupkan sebagai daya tarik bagi wisatawan domestik dan mancanegara.

“Kami dorong terus event-event wisata. Di Batam kita akan coba hidupkan lagi International Jazz Festival. Kemudian event internasional lainnya juga terus kami dorong,” kata Ansar.

Baca Juga: Direct Billing di Pelabuhan Batuampar, Pelaku Usaha Logistik Bisa Hemat Biaya hingga 30 Persen

Selain di Batam, Pemprov Kepri juga menghidupkan kembali sejumlah agenda wisata di daerah lain. Di Kabupaten Bintan, misalnya, ajang Tour de Bintan kembali digelar. Sementara di Pulau Penyengat, berbagai kegiatan budaya dan pariwisata juga mulai diperbanyak.

Menurut Ansar, Pulau Penyengat kini semakin berkembang sebagai salah satu destinasi unggulan di Kepri. Karena itu, pelayanan yang ramah dan nyaman kepada wisatawan menjadi faktor penting agar mereka tertarik untuk kembali berkunjung.

“Yang penting kita menjadi tuan rumah yang memiliki hospitality yang baik. Itu yang dicari wisatawan,” ujarnya.

Ansar mengungkapkan, hingga April lalu jumlah kunjungan wisatawan ke Kepri telah mendekati 700 ribu orang. Capaian tersebut dinilai cukup positif sebagai modal untuk mengejar target tahunan.

“Sampai April sudah hampir 700 ribu wisatawan. Mudah-mudahan sampai akhir tahun kita bisa mencapai sekitar 2,7 juta hingga 2,8 juta kunjungan,” katanya.

Baca Juga: Polda Kepri Dalami Dugaan Aliran Dana Kasus Tiket Pesparawi, Belum Bisa Disimpulkan Korupsi

Ia optimistis target tersebut masih memungkinkan dicapai karena biasanya terjadi lonjakan kunjungan pada musim liburan akhir tahun atau peak season. Bahkan, pada periode tersebut jumlah wisatawan yang datang dalam satu bulan pernah mencapai sekitar 300 ribu orang.

“Puncak kunjungan biasanya terjadi di akhir tahun. Kalau momentum itu bisa dimaksimalkan, saya optimistis angka kunjungan akan terus meningkat,” tutup Ansar. (*)

ReporterYashinta

UPDATE