
batampos – Penjemputan wisatawan mancanegara (wisman) Singapura pertama yang akan memanfaatkan skema gelembung perjalanan
wisata (travel bubble) Batam-Bintan dengan Singapura dan dijadwalkan tiba pada Jumat (18/2/2022) mendatang di Pelabuhan
Nongsapura, Nongsa.
Menyambut kunjungan tersebut, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, berkomitmen meningkatkan keamanan Kota Batam, khususnya di wilayah Nongsa.
”Ketika mereka datang, maka pengamanan ke Kota Batam khusus di Nongsa akan kami perketat, salah satunya pemeriksaan PCR (Polymerase Chain Reaction),” kata Rudi saat menghadiri peringatan ulang tahun ke-22 Posmetro Batam (grup Batam Pos) di Batam Center.
Rudi berharap hasil pemeriksaan PCR valid sehingga tidak mencederai travel bubble yang
sudah dibuka Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong tersebut.
”Saya minta ke KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) tidak boleh PCR satu gen, kalau boleh yang sempurna tiga gen. Jangan sampai pemeriksaan
ini melukai karena hasilnya tidak valid,” ucapnya.
Rudi mengatakan, pihaknya akan menjemput langsung kedatangan wisman yang diprediksi berjumlah sekitar 120 orang tersebut. Sebagai
informasi, wisman akan ke Kota Batam pada pukul 15.00 waktu Singapura atau pukul
14.00 WIB menggunakan kapal Batamfast yang akan bersandar di Pelabuhan Nongsapura.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, menyebut, sebanyak 120 wisman akan datang pada
pelayaran perdana tersebut.
Ia mengatakan, kabar baik tersebut merupakan kerja bersama untuk membangkitkan industri pariwisata di Batam.
”Wali Kota Batam fokus meningkatkan keamanan pengunjung, dan Pak Wali akan menjemput wisman Singapura sebagai bentuk sambutan hangat bagi para wisman tersebut,” tutupnya.
Reporter: Yashinta

