Kamis, 9 Juli 2026

Amsakar Jamin Pasokan Air & Listrik Warga Aman

Investor Data Center Diminta Bangun Infrastruktur Pendukung

Berita Terkait

Ilustrasi operasional data center. Masuknya investor data center ke Batam dipastikan tidak akan mengganggu pasokan air dan listrik untuk kebutuhan masyarakat, meski data center butuh air dan listrik dalam jumlah besar. Foto: kfmap.asia

batampos – Masuknya investasi data center dan industri kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) senilai lebih dari Rp120 triliun ke Batam memunculkan kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan air bersih dan listrik, sebab data center butuh air dan listrik dalam jumlah besar.

Menjawab kekhawatiran tersebut, Kepala BP Batam yang juga Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi prioritas dan tidak akan terganggu oleh ekspansi industri digital.

Menurut Amsakar, setiap proposal investasi yang masuk selalu dibahas secara mendalam bersama investor, termasuk menyangkut kesiapan pasokan listrik dan air bersih.

Pemerintah, kata dia, tidak akan memberikan persetujuan terhadap investasi apabila belum tersedia solusi yang jelas terkait kebutuhan utilitas.

“Kalau seandainya kita menerima investasi, lalu air tidak ada langkah antisipasi dan listrik juga tidak ada langkah antisipasi, itu justru akan mengurangi kepercayaan publik terhadap harapan kita menjadikan Batam sebagai lokomotif investasi nasional,” ujar Amsakar, Rabu (8/7).

Ia mencontohkan pembahasan yang dilakukan saat BP Batam menerima rencana investasi dari DayOne, perusahaan data center yang akan membangun pusat data berskala besar di Batam. Dalam pertemuan tersebut, pemerintah tidak hanya membahas nilai investasi, tetapi juga memastikan kebutuhan air dan listrik dapat dipenuhi tanpa mengurangi pelayanan kepada masyarakat.

Amsakar mengungkapkan, pemerintah secara terbuka menyampaikan keterbatasan jaringan distribusi air bersih di sejumlah kawasan kepada calon investor. Apabila perusahaan tetap ingin berinvestasi di lokasi tersebut, investor diminta ikut membangun infrastruktur pendukung.

 

BACA BERITA LENGKAPNYA di harian.batampos.co.id

UPDATE