
batampos – Aparatur Sipil Negara (ASN) diperbolehkan untuk mudik saat lebaran karena cuti menjelang lebaran cukup panjang.
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, adanya kelonggaran aturan yang diberikan pemerintah pusat, membuat para ASN bisa menghabiskan waktu libur lebih panjang dari biasanya.
”Mungkin pertimbangannya karena selama dua tahun terakhir ini ASN fokus membantu pemerintah dalam menangani Covid-19,” kata Amsakar.
Amsakar menjelaskan, waktu cuti yang cukup panjang ini bisa dimanfaatkan untuk mudik Lebaran. Pemerintah juga sudah memberikan kemudahan untuk syarat perjalanan. Sehingga, biaya mudik bisa lebih murah dan mudah tahun ini.
”Saya rasa waktu cuti sudah sangat panjang. Jadi menurut saya tidak ada ASN yang mengajukan penambahan cuti, kecuali urgent,” sebutnya.
Ia mengatakan, ASN mulai cuti pada 29 April mendatang, dan kembali masuk kerja 9 Mei mendatang. Ia mengimbau kepada ASN yang ingin mudik Lebaran, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama berada di kampung halamannya.
Mengingat, Batam saat ini masih berupaya menuntaskan dan mengendalikan penyebaran Covid-19.
”Tentu besar harapan kami mereka yang mudik ini sehat berangkat, dan kembali ke Batam tanpa ada yang terkonfirmasi positif. Untuk itu saya minta sekali masker jangan sampai dilepas,” imbaunya.
Untuk mendukung syarat perjalanan mudik, pihaknya sudah mengintensifkan pemberian vaksin booster. Bahkan, pelaksanaan booster dibuka hingga malam hari.
Hal ini guna memenuhi antusias warga Batam untuk mendapatkan vaksin. Tenaga kesehatan siaga untuk melayani pemberian vaksin booster demi kemudahan para pemudik.
Lanjut Amsakar, capaian vaksinasi Covid-19 dosis 3 atau vaksin booster mencapai 42,43 persen atau 334.977 orang, dari total sasaran 789.451 orang.
Pemko Batam terus menggesa pelaksanaan vaksinasi booster ini. Mengingat, vaksin booster menjadi salah satu peryaratan warga yang akan melakukan mudik saat momen Idulfitri.
Instruksi itu juga tertuang dalam Surat Edaran Nomor 25 Tahun 2022 tentang Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 dosis lanjutan (booster) di Kota Batam.
“Vaksinasi booster harus dipercepat demi pengendalian dan penanganan Covid-19 di Batam,” imbuhnya.(*)
Reporter: Yulitavia

