Jumat, 24 April 2026

Aturan Bebas Karantina Diyakini Tingkatkan Kunjungan Wisman

Berita Terkait

Ilustrasi. Rombongan wisatawan melintas di pedestrian Nongsa Point Marina Hotel & Resort, beberapa waktu lalu. Foto diambil sebelum pandemi Covid-19. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

batampos.co.id – Indonesia masuk dalam skema jalur perjalanan yang divaksinasi, vaccinated travel lane (VTL) Singapura. Masuknya Indonesia skema VTL ini, membebaskan perjalanan Warga Indonesia masuk Singapura tanpa dikarantina.

Namun, saat ini masih untuk perjalanan melalui udara. Pengelola kawasan pariwisata yang menaungi Turi Beach dan Nongsa Point Marina (NPM), Naradewa berharap kemudahan ini jangan hanya untuk perjalanan udara saja, tapi juga untuk transportasi laut.

“Saya sudah mendengarkan informasi mengenai VTL, tapi baru sepihak,” kata dia, Selasa (16/11).

Ia mengatakan jika skema VTL baru berjalan sepihak, hanya diberlakukan di Singapura. Sedangkan, di Indonesia masih memberlakukan sistem karantina.

Dimana bagi pelaku perjalanan internasional sudah vaksinasi dosis kedua, hanya menjalani karantina selama 3 hari. Sedangkan bagi baru mendapatkan vaksinasi dosis pertama, maka wajib menjalani karantina selama 5 hari.

“Ke Indonesias (Batam) masih karantina, tapi baliknya ke Singapura sudah tidak,” ucapnya.

Ia mengatakan kebijakan karantina yang berlaku di Indonesia, masih melaksanakan karantina di ruangan. Naradewa mengaku beberapa waktu lalu, ada pembahasan mengenai karantina di wilayah resort.

“Saya ikut dalam pembahasan itu, tapi masih sebatas pembicaraan. Belum ada surat edarannya,” ucapnya.

Namun, ia berharap kebijakan karantina khusus untuk Batam dihapuskan. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan pariwisata Batam.

“VTL dua belah pihak (Singapura dan Batam), dapat hidupkan pariwisata lagi,” tuturnya.

Sejauh ini, kata Nardewa WN asing pemegang Kitas yang datang ke Turi Beach dan NPM. Selain itu, juga diisi oleh wistawan lokal.

“Kami harap semoga bebas karantina ini diberlakukan untuk perjalanan di Batam maupun Singapura,” ujarnya. (*)

Reporter : FISKA JUANDA

 

UPDATE