Minggu, 3 Mei 2026

Awal Tahun Pencaker Turun Hingga 50 Persen

Berita Terkait

Pencari kerja di Batam sedang mengurus kartu kuning di Disnaker Batam. F.Dalil Harahap

batampos – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam mendata turunnya jumlah pengajuan pengurusan kartu pencari kerja (AK-1) pada awal tahun 2022 ini. Pengurangan itu terjadi dikarenakan adanya kewajiban PCR dan vaksin bagi masyarakat luar kota yang datang ke Batam.

“Karena di sini khusus bagi KTP luar Batam. Angka pengajuan AK-1 berkurang hingga 50 persen,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam Rudi Sakyakirti di kantornya, Sekupang, Senin (7/2).

Menurutnya, kewajiban PCR bagi pendatang yang masuk ke Batam ini sudah terjadi sejak beberapa bulan terakhir. Bahkan, angkanya turun drastis dibandingkan kondisi normal sebelum kewajiban ini.

“Bila normal sebelum Covid-19, setiap hari ada 80 sampai 100 pencaker setiap hari. Maka pada awal tahun ini 40 sampai 50 orang saja,” tambahnya.

Rudi memprediksi angka ini akan kembali naik ketika ketika memasuki ujian akhir. Biasanya para pencari kerja akan berdatangan dari luar daerah untuk mencari peruntungannya di Kota Batam.

“Kalau selesai ujian akhir SMA, naik lagi,” tuturnya.

Disinggung mengenai laporan perusahaan yang membuka lowongan ke Disnaker Batam, ia menjawab sejauh ini tidak ada lagi kewajiban perusahaan untuk melaporkan pembukaan lowongan kerja. Hanya saja masih ada beberapa perusahaan yang melapor seperti perusahaan ekspedisi, perusahan elektronik dan perusahaan jasa lainnya.

“Hanya satu-satu yang melapor. Karena sudah tak ada kewajiban lagi. Di sana mereka akan membuka spesifikasi yang dibutuhkan dan kita akan tempelkan di depan pintu masuk kantor,” jelas Rudi.

Selain itu, lanjutnya, segala informasi lowongan kerja saat ini sudah ada di masing-masing media sosial seperti instagram, facebook perusahaan tersebut. “Jadi pencaker juga harus aktif mencari informasi. Jangan satu sumber saja,” bebernya.

Anita salah satu pencaker yang ditemui di Disnaker mengatakan, sudah 2 tahun berada di Batam. Ia mengaku baru habis kontrak dan untuk mencari pekerjaan baru harus melampirkan surat AK-1.

“Kebetulan saya masih KTP luar. Jadi ngurus di sini. Harapannya jangan lama nganggur lah,” ucapnya.

Senada dengan Anita, Wini pencaker lainnya mengaku baru tiba di Batam. Wanita kelahiran 2001 itu mengakui sebelumnya belum pernah bekerja dan mencoba peruntukannya di Batam. “Asal Padang, baru tamat sekolah juga. Mana tau di sini keberuntungan saya,” ucapnya. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra

UPDATE