Selasa, 28 April 2026

Baznas Kota Batam Beri Pembekalan dan Pelatihan Dai

Berita Terkait

 

batampos – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam mengelar pembekalan dan pelatihan kepada dai yang berada di wilayah mainland dan hinterland di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (28/12/2021).

Kepala Baznas Kota Batam, Muhith, mengatakan, program Dai Baznas sudah lama. Namun, selama ini masih fokus di wilayah hinterland.

“Dulu, konsentrasinya di hinterland, dan itu banyak dibantu oleh lembaga lain. Sehingga kami berinisiatif untuk menambah jumlah dai,” jelasnya saat ditemui di lantai 4 Kantor Wali Kota Batam, kemarin.

Ia menjelaskan, banyak masyarakat di mainland yang memerlukan bantuan. Salah satunya yang menetap di rumah liar (ruli).

“Inti kegiatan ini jumlah wali santrinya kurang mencukupi. Sehingga, kami menambah jumlah, baik dari wilayah hinterland dan mainland,” paparnya.

Awalnya, Baznas Kota Batam menarget jumlah dai sebanyak 100 orang. Namun, sekarang menjadi 130 orang.

Mereka, lanjutnya, tersebar di seluruh kecamatan yang dibagi dalam empat zona. Mereka menerima insentif sesuai dengan zona atau area tinggal.

“Zona satu sekitar Rp 750 ribu, zona dua Rp 900 ribu, zona tiga Rp 1,2 juta, dan zona empat Rp 1,5 juta per bulan.

Total anggaran yang kami keluarkan untuk para dai ini sekitar Rp 140 juta per bulan,” paparnya.

Menurutnya, dengan adanya penambahan jumlah dai, diharapkan seluruh kegiatan Baznas Kota Batam dapat diketahui masyarakat luas.

“Mereka ini seperti marketing kami atau corong dari Baznas dan nantinya setiap kegiatan yang kami lakukan akan kami publikasikan di media sosial kami,” paparnya.

Wakil Ketua III Baznas Kota Batam, Aprizal Yusrizal Lelo

Wakil Ketua III Baznas Kota Batam, Aprizal Yusrizal Lelo, mengatakan, ada beberapa program utama dari Baznas Kota Batam. Yakni, Batam Cerdas, Batam Taqwa, Batam Makmur, Batam Peduli dan Batam Sehat.

“Kami juga mempunyai tim Baznas Tanggap Bencana. Jadi, jika ada saudara kita yang terkena musibah, misalnya kebanjiran, tanah longsor atau angin kencang, tim kami akan langsung turun ke lapangan,” tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, Baznas Kota Batam juga memiliki Rumah Sehat Baznas. Bahkan, Baznas Kota Batam memiliki program sunat gratis yang dilakukan setiap Jumat pagi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid, mengatakan, dengan adanya pelatihan tersebut dapat menambah pemahaman, pengetahuan dan metode bagaimana bisa menyampaikan informasi kepada masyarakat. Sehingga dapat meningkatkan pendapatan Baznas Kota Batam. “Dengan meningkatnya pendapatan Baznas, tentu akan berimbas kepada peningkatan pendistribusian zakat kepada masyarakat yang membutuh-kan,” jelasnya.

Menurut Sekda, selama ini para dai adalah perpanjangan tangan dari Baznas dalam berdakwah khususnya dalam berzakat, berinfak dan bersedekah.

Kumpulkan Rp 1 Miliar per Bulan

Pegawai Pemko Batam berhasil mengumpulkan zakat profesi senilai Rp 1 miliar per bulan yang diserahkan kepada Baznas Kota Batam.

“Alhamdulillah, pak Wali Kota (Muhammad Rudi) memiliki kepedulian yang sa-ngat luar biasa dan tahun ini kami seluruh pegawai Pemko Batam (mengumpulkan) zakat profesinya dalam sebulan bisa Rp 1 miliar,” ujar Sekda Kota Batam, Jefridin Hamid, kemarin.

Ia berharap, ke depan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Kota Batam dapat bekerja sama sehingga dapat meningkatkan pendapatan Baznas.

Sebelumnya, Baznas juga bekerja sama dengan BP Batam. “Bayangkan jika seluruh ASN di Kota Batam dapat memberikan zakat profesinya, pendapatan Baznas pasti meningkat,” tuturnya.

Jefridin melanjutkan, apabila pendapatan Baznas meningkat, maka dapat mengurangi angka kemiskinan di Kota Batam. Ia menjelaskan, sebelum Pemko Batam bekerja sama dengan Baznas, pihaknya hanya bisa mengumpulkan sekitar Rp 40 juta per bulan.

“Karena hanya orang-orang tertentu saja yang mau, dan kemarin ada instruksi dari pak Wali Kota agar yang sampai nisabnya itu diwajibkan berzakat,” ujarnya. (*)

UPDATE