Minggu, 10 Mei 2026

Bebas Karantina ke Singapura, Pemohon Paspor Belum Signifikan

Berita Terkait

Salah seorang warga mengurus paspor di kantor Imigrasi Kota Batam. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

batampos – Singapura telah membuka skema vaccinated travel lane (VTL) bagi pelancong yang sudah divaksin. Skema VTL memungkinkan pengunjung yang telah divaksin lengkap masuk ke Singapura tanpa karantina.

Namun mereka diwajibkan menjalani tes Covid-19 dengan hasil negatif sebelum keberangkatan. Wisatawan juga harus menjalani tes Covid-19 dalam waktu 24 jam setelah kedatangan.

Kepala Seksi Dokumen Perjalanan, Doni Purwokohadi mengatakan, dengan adanya skema VTL yang dibuka pemerintah Singapura hingga pembukaan Malaysia, berdampak pada peningkatan jumlah pemohon paspor. Meskipun peningkatan itu jumlahnya tidak signifikan.

“Ada penambahan jumlah pemohon walau belum signifikan. Peningkatannya paling masih sekitar 5 persen,” ujar Doni.

Ia melanjutkan, belum banyaknya jumlah permohonan paspor setelah dibukanya jalur VTL ini karena masyarakat masih takut dengan penyebaran Covid-19 varian Omnicron di Singapura.

Kemudian juga, meski jalur VTL tanpa karantina, masyarakat juga harus membayar biaya asuransi yang cukup mahal.

“Mungkin dari situ masyarakat juga sedikit keberatan. Namun peningkatan itu ada dan tidak signifikan,” katanya.

Dijelaskannya, untuk Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam mengeluarkan paspor sebanyak 40 hingga 45 pemohon per harinya. Sementara untuk di Unit Layanan Paspor di Harbourbay yang sebelumnya hanya 15 sampai 20 pemohon, saat ini sudah meningkat 30 pemohon.

“Untuk selama ini layanan di Batamcenter masih dibatasi 60 pemohon. Kemudian di Harbourbay 40 orang,” ujarnya.

Ia menambahkan, meski adanya batasan jumlah pemohon paspor setiap harinya, kuota tersebut tidak selalu penuh.

“Mungkin lonjakannya ketika Malaysia benar-benar buka, saya yakin pasti akan ada lonjakan,” imbuhnya. (*)

Reporter : Eggi Idriansyah

UPDATE