Minggu, 26 April 2026

Begini Kondisi Pelabuhan Batam Center Jelang Pergantian Tahun

Berita Terkait

Ilustrasi. Pelabuhan Internasional Batam Center. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Jelang pergantian tahun, Pelabuhan Feri Internasional Batam Center masih tampak sepi dari lalu lalang penumpang. Karena itu, pengelola pelabuhan tak melakukan persiapan apapun, seperti dua tahun sebelumnya.

Dimana, sebelum pandemi Covid-19, pengelola Pelabuhan Feri Internasional Batam Center biasanya telah melakukan beragam persiapan. Mulai dari meningkatkan fasilitas, ruang tunggu hingga keamanan.

Sebab, jumlah penumpang yang lewat pelabuhan tersebut bisa mencapai belasan ribu orang di penghujung tahun.

”Penumpang masih sepi, bedalah dengan sebelum pandemi,” kata Manajer Operasional Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Nika
Astaga.

Dikatakan Nika, selama pandemi, jumlah penumpang yang berangkat maupun datang sangat sedikit. Adanya pelonggaran untuk jalur kedatangan penumpang dari mancanegara beberapa waktu lalu, juga tak membuat jumlah penumpang meningkat drastis.

”Beberapa waktu lalu untuk kedatangan memang ada peningkatan, karena karantina hanya 3 hari. Namun, jumlahnya tak banyak, hanya belasan saja,” jelas Nika.

Untuk keberangkatan, hanya beberapa orang saja. Keberangkatan didominasi untuk keperluan pekerjaan atau pengobatan. Sedangkan untuk keperluan liburan, hampir dikatakan tidak ada.

”Rata-rata berangkat karena kerja itupun satu atau tiga orang saja, tak banyak. Untuk liburan tak ada, sebab aturan di sana wajib karantina juga,”
imbuh Nika.

Disinggung jumlah kapal yang berangkat setiap harinya, Rata-rata hanya satu kapal untuk tujuan Singapura-Batam atau sebaliknya. Namun, jika ada permintaan lebih, maka ada tambahan satu kapal lagi.

”Untuk kapal hanya satu, kecuali ada permintaan dari Singapura, biasanya jadi dua. Untuk penumpang juga tak banyak,” terang Nika.

Sementara untuk kapal dari Malaysia, menurutnya, hampir setiap hari datang, itu pun karena membawa Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi. Sedangkan untuk kapal umum, jadwal berangkat hanya beberapa kali dalam seminggu.

”Untuk umum tak setiap hari. Tapi kalau kapal PMI itu datang setiap hari. Ada seratus lebih penumpang,” ujar Nika.

Masih kata Nika, sesuai aturan baru Gubernur Kepri bahwa masa karantina untuk masuk Batam diperpanjang. Dari yang sebelumnya hanya 3 hari, saat ini bertambah jadi 10 hari.

”Kalau aturan masuk masih sama, wajib PCR dan protkes,” pungkas Nika.

Reporter: Yashinta

UPDATE