
batampos – Penanganan kasus pembunuhan yang terjadi di kawasan Nongsa, Batam, masih terus bergulir. Setelah sebelumnya berkas perkara tahap I dilimpahkan ke kejaksaan, kini penyidik Polsek Nongsa tengah melengkapi sejumlah petunjuk dari jaksa peneliti atau P-19.
Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Ipda Rayhan Aditya Ramadhan, membenarkan bahwa berkas perkara sempat dikembalikan jaksa untuk dilengkapi sebelum dapat dinyatakan lengkap atau P-21.
“Berkas tahap I memang dikembalikan jaksa. Saat ini kami sedang melengkapi petunjuk jaksa atau P-19. Setelah selesai, baru kami limpahkan kembali,” ujar Rayhan, kemarin.
Ia menjelaskan, penyidik masih fokus memenuhi seluruh petunjuk yang diminta agar proses hukum dapat segera berlanjut ke tahap berikutnya. Menurutnya, koordinasi dengan pihak kejaksaan juga terus dilakukan selama proses pelengkapan berkas berlangsung.
“Kalau semua petunjuk sudah lengkap, secepatnya kami kirim lagi ke jaksa,” katanya.
Sebelumnya, kasus ini sempat menjadi sorotan setelah keluarga korban melalui kuasa hukumnya mempertanyakan proses penyidikan yang dinilai berjalan lambat. Namun pihak kepolisian menegaskan bahwa penanganan perkara tetap berjalan sesuai prosedur hukum.
Kala itu, pihak kepolisian menyebut berkas perkara telah dilimpahkan ke kejaksaan untuk diteliti. Penyidik juga membantah tudingan bahwa mereka tidak serius menangani perkara tersebut.
Polisi juga menegaskan tidak pernah melakukan mediasi antara pelaku dan keluarga korban sebagaimana isu yang sempat berkembang di tengah masyarakat.
Kasus tersebut sendiri sempat menggegerkan warga Nongsa setelah seorang pemuda ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar kos dengan sebilah pisau tertancap di bagian kepala.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian salah seorang penghuni kos yang bekerja di hanggar bandara sedang membereskan barang-barangnya karena hendak pindah tempat tinggal. Terduga pelaku saat itu disebut ikut membantu membereskan barang di kamar tersebut.
Sementara korban diketahui sedang tertidur di atas kasur. Tak lama kemudian, pelaku diduga menyerang korban menggunakan senjata tajam secara berulang hingga korban tewas di lokasi kejadian.(*)



