
batampos – Kondisi Jalan Trans Barelang kembali menjadi sorotan setelah kerap terjadi kecelakaan lalu lintas di jalur tersebut. Selain faktor kelalaian pengendara, kerusakan jalan seperti berlubang dan bergelombang disebut menjadi pemicu utama tingginya angka kecelakaan.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Barelang pun turun langsung meninjau sejumlah titik rawan kecelakaan di sepanjang jalur tersebut.
Kanit Kamsel Polresta Barelang, Iptu Rifa Carolina, mengatakan Jalan Trans Barelang memiliki volume lalu lintas yang cukup tinggi dengan sejumlah titik yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
“Kita temukan ada kerusakan seperti jalan berlubang yang berpotensi membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.
Baca Juga: Kapolda Kepri Pastikan Proses Tuntas Kasus Kematian Bripda NS
Menurutnya, hasil peninjauan ini akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat perbaikan infrastruktur jalan.
“Kami sudah melakukan koordinasi aktif melalui penyampaian surat resmi agar perbaikan bisa segera dilakukan,” katanya.
Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya preventif sekaligus respons cepat dalam menekan angka kecelakaan dan menjaga keselamatan pengguna jalan.
“Langkah ini menjadi bagian dari upaya preventif sekaligus responsif dalam menjaga keselamatan masyarakat pengguna jalan,” tambahnya.
Sebelumnya, kecelakaan tragis terjadi di kawasan Bukit Bismillah, tepatnya di Jembatan 5 Barelang, Minggu (5/4) sekitar pukul 08.50 WIB. Dalam insiden tersebut, tiga pengendara meninggal dunia di lokasi kejadian.
Baca Juga: CIMB Niaga Respons Dugaan Transaksi Ilegal yang Bobol Dana Nasabah di Batam
Ketiga korban diketahui berinisial RA, SA, dan RS, yang merupakan pelajar kelas IX SMPIT Insan Harapan, Sagulung.
Polisi pun mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintas di jalur tersebut, terutama di titik-titik yang mengalami kerusakan.
“Imbauan kepada masyarakat yang melintas agar tetap hati-hati, selalu patuhi aturan berlalu lintas, dan utamakan keselamatan,” tutupnya.(*)



