
batampos – Unit Reskrim Polsek Sagulung masih menyelidiki kasus perkelahian yang berujung pembacokan di kawasan Sei Lekop, Kecamatan Sagulung. Dalam kejadian tersebut, seorang pemuda berinisial F, 22, mengalami luka robek di bagian tangan kanan.
Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris mengatakan pihaknya saat ini masih mengumpulkan petunjuk terkait ciri-ciri maupun identitas pelaku dengan memeriksa saksi dan rekaman CCTv di sekitar lokasi kejadian.
“Kita masih mencari petunjuk. Kasus ini masih dalam penyelidikan,” ujar Aris, Jumat (22/5).
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi telah mendapatkan keterangan dari korban terkait ciri-ciri pelaku. Menurut korban, pelaku merupakan orang yang tidak dikenalnya dan mengendarai sepeda motor Honda Revo.
Baca Juga: Sampah Menumpuk di Botania 1, Warga Keluhkan Bau Busuk dan Serbuan Lalat
“Keterangan korban, pelaku berbadan sedang. Kita juga mencari petunjuk dari ciri-ciri sepeda motor yang dilihat korban,” katanya.
Peristiwa penganiayaan tersebut diketahui terjadi pada Senin (18/5) malam. Saat itu korban baru pulang usai mengantarkan temannya dan berpapasan dengan pelaku di jalan.
Korban dan pelaku kemudian terlibat cekcok hingga berujung perkelahian. Dalam insiden tersebut, pelaku diduga mengeluarkan senjata tajam dan mengayunkannya ke arah kepala korban. Korban berusaha menangkis serangan menggunakan tangan kanan hingga mengalami luka robek.
“Korban dan pelaku ini memiliki permasalahan saat di jalan, kemudian terjadi perkelahian. Jadi bukan kasus begal,” tegas Aris.
Baca Juga: Danlanud Hang Nadim Gaungkan Gerakan Kelola Sampah untuk Batam
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi di media sosial, terutama terkait isu kriminalitas yang belum dipastikan kebenarannya.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah menyimpulkan suatu kejadian sebelum ada informasi resmi dari pihak kepolisian,” tutupnya. (*)



