Minggu, 26 April 2026

Cabai makin ‘Pedas’, Minyak Goreng Terus ‘Panas’

Berita Terkait

F. Iman Wachyudi/Batam Pos
Poppy, warga Batubesar, Nongsa, membeli minyak goreng di Pasar Botania I, Batam Centre, Minggu (17/10).

batampos.co.id- Sejumlah harga komoditas atau kebutuhan pokok masyarakat Kota Batam belum ada tanda-tanda akan turun. Seperti harga minyak goreng dan cabai merah keriting yang terus naik di pasaran. Harga minyak goreng kemasan saat ini perliter dijual Rp 16,5 – 18 ribu. Harga rate tertinggi minyak goreng ini mengalami kenaikan dari yang sehelumnya hanya Rp 17,5 ribu.

BACA JUGA: Minyak Goreng Murah akan Disalurkan ke Retail Modern, Harganya Rp 14 Ribu

“Harga minyak goreng naik lagi, untuk mencari perliter Rp 16 ribu sudah susah. Bahkan ada yang jual Rp 18 ribu perliter, sebelumnya cuma Rp 17,5. Naik terus,” ujar Susan warga Batamcenter.

Ia berharap harga minyak goreng Rp 14 ribu perliternya itu sudah bisa didapatkan. Namun sayang, sampai kemarin, ia tak menemukan harga minyak goreng murah yang dijanjikan pemerintah.

“Saya sudah cari di beberapa retail, tak. ada yang harga Rp 14 ribu. Paling murah itu cuma Rp 16 ribu,” imbuhnya.

Menurut dia, kenaikan harga komoditas pokok sangat berdampak terhadap kondisi keuangan bulannya. Sebab, yang harus dipikirkan naik tak hanya satu jenis komoditas, tapi banyak.

“Semua pada naik, jujur uang bulanan tak cukup. Setiap bulan suami ngasihnya pas-pasan karena pendapat kami juga pas-pasan,” tegas Susan.

Hal senada diungkapkan Rini warga lainnya. Ia merasa harga cabai merah keriting di pasar bukannya turun, tapi naik. Cabai yang sebelumnya Rp 60 ribu per kh, saat ini dijual hingga Rp 70 ribu. “Cabai merah keriting naik lagi, tak ada turun-turunnya. Sekarang sudah Rp 70 ribu per kg,” ujar Rini.

Karena itu, Rini berharap upaya cepat dari pemerintah untuk menekan harga kebutuhan tak naik jelang akhir tahun. Jangan sampai masyarakat susah ditengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

“Biasanya akhir tahun harga gila-gilaan. semoga bisa segera turun. Berharap juga ada pasar murah dari pemerintah,” tegas Rini.

Sementara, Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau masih menunggu tindaklanjut surat dari Kementrian terkait harga minyak. Ia yakin pemerintah bisa memberi solusi, meski harga minyak memang naik dari CPOnya.

“Kami menunggu juga, mudah-mudahan ada langkah-langkah terbaik,” tegas Gustian.

Sementara untuk harga cabai merah, Menurut Gustian akan turun dalam waku dekat. Sebab pihaknya telah melakukan MOU dengan Gubernur Medan dan TPID Medan terkait penyediaan cabai di Batam.

“Insyallah akan turun dalam waktu dekat, karena memang sudah ada kerjasama, kami sudah dari pengembangnya langsung di kawasan Deli Serdang,” pungkas Gustian. (*)

Reporter: Yashinta

UPDATE