Senin, 27 April 2026

Di Batam, Ada 60 Pekerja Migran Indonesia Positif Covid-19

Berita Terkait

Ilustrasi. Pekerja Migran Indonesia saat tiba di Kota Batam langsung dijemput dan dibawa ke lokasi karantina. Foto: Satgatsus Pelintasan PMI di Wilayah Batam Kepri untuk batampos.co.id

batampos – Petugas medis di lokasi karantina Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Rusunawa Tanjunguncang kembali memindahkan 60 PMI ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang karena terkonfirmasi positif Covid-19, Jumat (7/1/2021).

Mereka yang terkonfirmasi positif ini adalah gabungan hasil swab pertama dan kedua. Mereka adalah PMI yang datang dari Singapura dan Malaysia.

Petugas medis yang menangani kesehatan PMI di lokasi karantina, dr Anggitha, menuturkan, PMI yang tersisa masih menjalani karantina sebanyak 1.459 orang.

Mereka ditempatkan di tiga lokasi karantina yang berbeda yakni rusunawa BP Batam, Rusunawa Pemko Batam Tanjunguncang I dan Rusunawa Pemko Batam Tanjunguncang II.

Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Tanah Air, pemerintah melalui Gugus
Tugas Penanganan Covid-19 serius menangani para PMI ini.

 

Aktivitas PMI diawasi secara ketat. Mereka harus menjalani karantina selama sepuluh hari dan harus melalui dua kali test swab.

Jika ada yang terkonfirmasi positif, maka sampelnya akan dikirim lagi ke Litbang Kesehatan
Kenterian Kesehatan RI untuk memastikan jenis atau varian Covid-19 yang dibawa masuk.

Reporter: Eusebius Sara

UPDATE