Minggu, 26 April 2026

Dinas Kesehatan Pastikan Vaksin Tidak Kedaluwarsa

Berita Terkait

Vaksinitator RSBP Batam, Ellyna, saat melayani vaksinasi di Asrama Haji Kota Batam. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

batampos.co.id – Dinas Kesehatan Kota Batam memastikan tidak ada vaksin Covid-19 yang kedaluwarsa. Bahkan, Dinkes menjamin pendistribusian vaksin ke sejumlah fasilitas kesehatan, akan disuntikkan ke masyarakat sebelum masa kedaluwarsa.

”Kalau di Batam aman, tidak ada yang expired,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Kamis (18/11/2021).

Menurutnya, pendistribusian vaksin di Batam punya jadwal yang sudah ditentukan. Sehingga akan meminimalisir masa kedaluwarsa vaksin.

”Ya, ada jadwalnya. Jadi, habis sebelum masa expired berakhir,” katanya.

Sementara itu, vaksin AstraZaneca yang berasal dari Singapura masa kedaluwarsa akan berakhir pada akhir Agustus 2022. Namun begitu, sebagian bantuan dari Singapura ini sudah dikirim ke Tanjungpinang.

”Jumlahnya gak banyak. Jadi, di kita sudah enggak ada lagi yang dari Singapura ini,” bebernya.

Ditanya capaian vaksinasi Batam, Didi menyebutkan, sebanyak 87,74 persen warga Batam sudah mendapatkan vaksin Covid-19. Angka ini merupakan laporan per 16 November 2021.

Jika dibagi per kategorinya, vaksin SDM tenaga kesehatan telah melebihi dari target yakni 9.729 atau 175,36 persen untuk dosis pertama, 9.596 atau 172,96 persen pada dosis kedua, dan 4.679 atau 84,34 dosis ketiga.

Lalu, lansia sebanyak 20,922 orang atau 72,41 persen untuk dosis pertama dan 13.479 atau 46,65 pada dosis kedua. Pelayan Publik 71,820 atau 89,39 persen untuk dosis pertama dan 71,599 atau 89,11 persen untuk dosis kedua.

Terakhir, masyarakat umum dan rentan yakni sebanyak 590.191 orang atau 87,48 persen untuk dosis pertama dan 485.483 atau 71,96 persen untuk dosis yang kedua.

”Target masyarakat umum dan rentan ini yakni 674.662 orang,” ungkap Didi.

Pemko Batam, lanjutnya, terus berupaya melakukan percepatan penyuntikan vaksin terhadap warga Batam. Hal ini sebagai langkah memperluas cakupan vaksinasi Covid-19 guna mengejar kekebalan komunal atau herd immunity warga Batam.

Vaksinasi, kata Didi, dilaksanakan di sejumlah titik di Batam. Vaksinasi Covid-19 diberikan dua dosis. Penyuntikan pun dilakukan sebanyak dua kali dalam rentang 14 hari, dan 28 hari bagi masyarakat lanjut usia (lansia).

Didi mengimbau kepada seluruh masyarakat tidak khawatir apalagi takut divaksin.

“Insya Allah aman,” sebutnya.

Reporter: Rengga Yuliandra

UPDATE