batampos – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam terus mendorong masyarakat mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Langkah ini dilakukan untuk mempermudah warga mengakses Portal Perlinsos (Perlindungan Sosial) sekaligus berbagai layanan administrasi kependudukan (adminduk) secara digital.
Kepala Disdukcapil Kota Batam, Adisthy, mengatakan aktivasi IKD terus disosialisasikan melalui pelayanan di kantor Disdukcapil maupun program jemput bola yang menyasar langsung masyarakat.
“Aktivasi IKD selalu kami sampaikan kepada warga Batam. Fungsinya tidak hanya untuk akses perlindungan sosial (Perlinsos), tetapi juga untuk pembaruan data kependudukan,” katanya saat dihubungi di Batam, Selasa (21/7).
Syarat Akses Portal Perlinsos
Menurut Adisthy, IKD menjadi salah satu sarana yang memudahkan masyarakat mengakses Portal Perlinsos, sehingga pengajuan berbagai program bantuan sosial dapat dilakukan secara mandiri melalui aplikasi.
Beberapa program yang dapat diakses melalui portal tersebut antara lain Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).
“Portal ini lebih memudahkan masyarakat dalam menerima bantuan yang tepat sasaran. Sepanjang masyarakat sudah aktivasi IKD, mereka bisa melakukan pengajuan secara mandiri melalui aplikasi,” ujarnya.
Selain untuk mengakses bantuan sosial, IKD juga memungkinkan masyarakat memperbarui data kependudukan dan mengurus berbagai layanan administrasi tanpa harus datang langsung ke kantor Disdukcapil.
Disdukcapil Perluas Layanan Jemput Bola
Untuk meningkatkan jumlah pengguna IKD, Disdukcapil Batam membuka layanan aktivasi setiap hari di kantor pelayanan. Selain itu, petugas juga mendatangi masyarakat melalui program Gerakan Aksi Pelayanan on Location (GASPOL) serta pelayanan di tingkat kecamatan.
“Untuk kegiatan GASPOL kami menyesuaikan jadwal dengan instansi atau kelompok masyarakat yang meminta layanan jemput bola, sedangkan pelayanan di kecamatan mengikuti agenda silaturahmi di masing-masing wilayah,” jelas Adisthy.
Baru 7,13 Persen Warga Aktifkan IKD
Hingga 20 Juli 2026, jumlah warga Batam yang telah mengaktifkan IKD mencapai 70.859 orang, atau sekitar 7,13 persen dari total penduduk Kota Batam yang berjumlah sekitar 1,39 juta jiwa.
Angka tersebut meningkat dibandingkan April 2026 yang tercatat sekitar 61 ribu pengguna aktif.
“Hingga Juli 2026 tercatat 70.859 orang yang sudah mengaktifkan IKD. Pada April masih sekitar 61 ribu orang, jadi ada peningkatan dalam beberapa bulan terakhir,” katanya.
Meski menunjukkan tren positif, Disdukcapil mengakui tingkat aktivasi IKD masih perlu terus ditingkatkan mengingat cakupannya masih relatif kecil dibandingkan jumlah penduduk Batam.
Melalui perluasan layanan dan sosialisasi, Disdukcapil berharap semakin banyak masyarakat beralih menggunakan IKD sebagai identitas digital untuk mengakses layanan publik dan berbagai program pemerintah secara lebih cepat, mudah, dan aman.
(*)

