
batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam tengah getol mengampanyekan pembangunan infrastruktur di berbagai sudut kota.
Selain itu, Pemko Batam juga fokus dengan berbagai upaya untuk segera terbebas dari pandemi Covid-19 demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Hal itu tentunya membutuhkan dukungan masyarakat agar dapat terwujud dan terealisasi dengan baik.
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengaku bersyukur saat ini masyarakat dan pemerintah mampu berjalan bersama dalam membangun Kota Batam ini.
“Ini menjadi energi positif bagi kita. Pemerintah akan responsif terhadap keluhan masyarakat, di sisi lain masyarakat juga mendukung kebijakan pemerintah,” kata Amsakar, saat menggelar silaturahmi bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Sagulung, belum lama ini.
Menurut Amsakar, Batam patut berbangga karena di tengah situasi sulit akibat pandemi Covid-19, masih terdapat pembangunan yang dilakukan. Padahal, penanganan wabah tersebut juga menyedot anggaran yang tak sedikit.
“Pembangunan infrastruktur jalan terus, sejumlah proyek besar lain seperti pembangunan pelabuhan, bandara, KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Kesehatan, dan sebagainya, juga sedang dilakukan,” sebut Amsakar.
Agar makin maksimal dalam mewujudkan pembangunan di wilayah ini, maka salah satu cara yakni segera terbebas dari wabah Covid-19. Sehingga, ekonomi makin kencang berputar, masyarakat kembali sejahtera dan imbasnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Batam juga melejit lagi.
“Kalau pandemi ini lenyap, insyaallah pembangunan berjalan kencang dan masyarakat juga tak sulit lagi. Maka kuncinya, adalah pengendalian dan segera terbebas dari Covid-19,” tuturnya.
Selain itu, Amsakar juga mengingatkan agar semua masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan untuk memutus rantai pandemi Covid-19.
Adapun, protokol kesehatan tersebut adalah memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas (Protkes 5M).
Selain protkes, hal lain yang mendukung upaya menekan kasus Covid-19 adalah masifnya program vaksinasi Covid-19. Hingga pertengahan November 2021 ini, sedikitnya 87 persen warga Batam yang jadi target sasaran, sudah mendapatkan suntikan vaksin.
“Alhamdulillah, kasus Covid-19 sudah mulai melandai,” katanya.
Berdasarkan data dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam, jumlah kasus aktif Covid-19 di Kota Batam kini tersisa dua pasien hingga 19 November 2021. Diharapkan, dalam waktu dekat Batam nol kasus atau terbebas dari Covid-19. (*)
Reporter: Ratna Irtatik

