Sabtu, 9 Mei 2026

Harga Tiket Pesawat Tinggi, Batam Menangkap Peluang

Berita Terkait

Ilustrasi. Aktivitas penerbangan di Bandara Hang Nadim belum lama ini. F. Peri

batampos – Tingginya harga tiket moda transportasi udara Jakarta menuju Singapura, bisa menjadi peluang bagi Batam, sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Negeri Singa tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata mengatakan harga tiket pesawat Jakarta ke Singapura (pulang-pergi) tembus Rp 15 juta. Hal ini menurutnya bisa menjadi peluang untuk Batam, dalam mendongkrak angka kunjungan wisnus.

“Mereka berkemungkinan ke Batam dulu, setelah itu baru melanjutkan perjalanan ke Singapura. Hal ini merupakan peluang. Karena harga tiket Jakarta ke Batam, dan melanjutkan ke Singapura lebih murah,” jelasnya, Senin (28/8).

Meskipun harga tiket domestik saat ini sedikit mengalami kenaikan, namun tingginya harga tiket Jakarta ke Singapura bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak angka wisnus, dengan metode transit.

“Jadi mereka transit di sini dulu mungkin satu atau dua hari, setelah itu baru melanjutkan perjalanan ke Singapura menggunakan moda transportasi laut. Ini jauh lebih murah tentunya,” ujarnya.

Ardi mengakui tidak mudah memang memulihkan sektor pariwisata. Hal ini karena ada berbagai lini yang harus seimbang. Selain persoalan harga tiket yang sampai saat ini masih dikeluhkan baik warga Batam yang mau keluar, atau pun wisman yang ingin masuk ke Batam.

“Di tengah persoalan yang belum bisa terurai ini, tentunya kami terus mencoba mengambil peluang apa saja yang bisa membuat angka kunjungan ke Batam terus stabil. Kalau saya bilang stabil saja dulu untuk saat ini sudah sangat baik,” kata dia.

Untuk itu, melalui berbagai kebijakan dan paket wisata, pelaku kreatif dan pariwisata di Batam tetap mempersiapkan diri menyambut angka kunjungan yang lebih baik ke depannya. Tidak tertutup kemungkinan dengan tingginya harga tiket Jakarta-Singapura, Batam bisa mendapatkan dampak yang bagus.

“Jadi semua bisa saja terjadi. Intinya kami pemerintah dan pelaku pariwisata tidak berhenti untuk berupaya agar Batam menjadi pilihan dalam berbagai hal, termasuk kota transit lah,” bebernya.

Menjelang akhir tahun ini, pelaku pariwisata juga sudah menyiapkan berbagai paket wisata yang bisa menarik wisman ke Batam. Harapan terbesar tentunya, ada penurunan harga tiket, sehingga bisa mendorong percepatan pemulihan pariwisata Batam.

Semua sektor mulai dari perhotelan, pusat perbelanjaan, golf, resort, dan pendukung pariwisata lainnya terus berbenah, dalam mewujudkan pemulihan lebih cepat. Tidak saja itu, event menarik juga disiapkan termasuk rencana pergantian tahun mendatang.

“Meskipun masih jauh, namun program dan rencana ini sudah disiapkan dari sekarang. Artinya, Batam dari segi sumber daya manusia dan infrasturktur selalu siap. Tinggal kami menunggu kebijakan dari pusat, dan operator token. Semoga sampai momen peak season nanti harga tiket ini bisa lebih bersahabat,” pintanya. (*)

 

 

Reporter : YULITAVIA

UPDATE