
batampos – Ruas Jalan Yos Sudarso di kawasan Seraya Atas atau di seberang swalayan Gogo Supermarket, Bengkong, semakin membahayakan bagi pengguna jalan dan pengendara.
Pasalnya, di ruas jalan ini terdapat satu titik yang rawan longsor. Terlebih, saat musim hujan seperti sekarang, area tanah yang terkikis hujan makin lebar dan hampir menyentuh aspal di badan jalan.
Pantauan Batam Pos di lokasi, warga memasang ban dan ranting pohon di sekitar lokasi sebagai penanda tepian jalan itu sangat dekat dengan bibir jurang.
Selain itu, pihak kepolisian juga turut memasang spanduk imbauan agar pengendara waspada dan hati-hati di lokasi.
”Sekarang musim hujan, bibir jalan itu sangat dekat dengan jurang. Ini sangat berbahaya,” ujar Rizki, salah seorang pengendara.
Menurut dia, kondisi jalan tersebut semakin buruk karena aktivitas kendaraan angkutan berat yang melintas.
Oleh karena itu, ia berharap pemerintah, dalam hal ini Badan Pengusahaan (BP) Batam yang memiliki wewenang atas jalan tersebut, segera melakukan perbaikan di jalan
protokol di Batam itu.
”Yang lewat di sini banyak truk muatan berat dan kontainer. Kalau semakin dibiarkan, akan cepat longsor dan menimbulkan korban,” kata warga Bengkong ini.
Kekhawatiran serupa diungkapkan Adi, warga Batuampar. Ia mengaku hampir setiap hari melewati jalan tersebut, dan mengaku cemas melihat longsor makin mendekati badan jalan.
”Apalagi kalau melintas saat malam hari, di kawasan itu agak gelap, posisinya setelah tikungan pula, jadi membahayakan,” kata dia.
Sementara itu, Kapolsek Lubukbkaja, Kompol Budi Hartono, mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya korban, pihaknya memasang spanduk imbauan agar pengendara makin waspada saat melintas di lokasi. Pemasangan sudah dilakukan sejak bulan lalu.
”Kondisi jalan itu sangat rawan longsor. Maka masyarakat agar lebih waspada,” katanya.
Budi menambahkan, imbauan tersebut juga berisikan anjuran agar para pengguna jalan yang melintas di lokasi tersebut untuk tidak berjalan terlalu ke tepi.
”Apalagi akhir-akhir ini cuaca sering hujan maka akan rentan longsor karena tekstur tanahnya lembab,” ungkapnya.
Selain itu, kata Budi, ia meminta pihak terkait, seperti BP Batam, Pemerintah Kota Batam dan Dinas Perhubungan untuk memperbaiki atau memasang pembatas jalan di lokasi tersebut.
”Semoga cepat ditanggapi dan diantisipasi oleh pihak terkait sebelum adanya korban,” tutupnya.
Reporter: Yofi Yuhendri

