
batampos – Warga Batuaji dibuat resah dengan beredarnya video yang menampilkan sosok menyerupai pocong membawa senjata tajam di media sosial. Video tersebut disebut direkam oleh sejumlah anak yang sedang bermain di sekitar Masjid Jami Al-Mursyidin, kawasan MKGR, Batuaji.
Kemunculan sosok misterius itu langsung menjadi perbincangan warga dan memicu berbagai spekulasi. Warga menduga sosok tersebut bukanlah makhluk gaib, melainkan ulah orang yang sengaja menyamar untuk menakut-nakuti masyarakat.
Hana, warga MKGR, mengatakan sosok yang menyerupai pocong itu terlihat di sekitar area gudang yang berada tidak jauh dari permukiman dan rumah kos.
“Yang lihat pocong itu anak-anak yang sedang main di sekitar sini. Mereka kemudian merekam dan videonya beredar di media sosial,” ujar Hana, Jumat (5/6).
Menurut Hana, kemunculan sosok tersebut menambah keresahan warga yang belakangan juga dihadapkan dengan maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor dan pencurian di rumah kos.
“Pastinya bukan pocong asli. Bisa saja itu orang yang sengaja menyamar untuk menakut-nakuti warga, lalu memanfaatkan situasi untuk mencuri. Karena dalam beberapa waktu terakhir banyak motor hilang dan ada juga kos-kosan yang disatroni maling,” katanya.
Ia berharap aparat kepolisian segera menyelidiki kasus tersebut agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
“Kami berharap polisi bisa mengungkap siapa pelakunya. Jangan sampai masyarakat terus dibuat takut dan resah dengan kejadian seperti ini,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizki Subagyo, mengatakan pihaknya telah menerima informasi terkait video yang beredar dan saat ini masih melakukan pengecekan di lapangan.
“Anggota masih di lapangan dan saat ini sedang kami crosscheck informasi tersebut,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi dan segera melapor kepada pihak kepolisian apabila melihat atau mengetahui keberadaan sosok yang dimaksud.
“Jika ada warga yang melihat langsung atau memiliki informasi terkait kejadian tersebut, segera laporkan kepada kami agar dapat ditindaklanjuti. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang belum jelas kebenarannya,” tutupnya.(*)

