Senin, 5 Januari 2026

Ibu Asal Batam Meninggal Usai Melahirkan di Kapal KMP Lome, Bayinya Selamat

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Evakuasi penumpang KMP Lome di Pelabuhan Telaga Punggur Batam.
Petugas mengevakuasi seorang ibu bernama Asmidar usai melahirkan di atas kapal KMP Lome setibanya di Pelabuhan Telaga Punggur, Batam, Sabtu (3/1). F. Istimewa

batampos – Seorang ibu asal Batam meninggal dunia usai melahirkan secara darurat di atas kapal roro KMP Lome yang tengah berlayar di perairan Kepulauan Riau, Sabtu (3/1). Bayi perempuan yang dilahirkannya berhasil diselamatkan.

Peristiwa tersebut terjadi saat KMP Lome berlayar dari Pelabuhan Mengkapan, Tanjung Buton, menuju Pelabuhan Telaga Punggur, Batam. Korban diketahui bernama Asmidar (38), seorang ibu rumah tangga yang tiba-tiba mengalami kontraksi hebat ketika kapal masih berada di tengah laut.

Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan buruk dengan angin kencang dan gelombang tinggi. Dalam keterbatasan fasilitas medis di atas kapal, Asmidar terpaksa menjalani proses persalinan darurat.

Baca Juga: Batam Bangun Jalur Distribusi Cabai Sendiri Lewat Program Cabai Corner

Tim medis gabungan dari Balai Karantina Kesehatan, KSOP Khusus Batam, serta aparat kepolisian yang berada di kapal berupaya memberikan pertolongan dengan peralatan seadanya. Seorang bayi perempuan akhirnya lahir dalam kondisi selamat.

Namun, kondisi Asmidar terus menurun setelah proses persalinan. Ia segera dievakuasi setibanya kapal di Batam dan dilarikan ke Rumah Sakit Soedarsono Darmosoeiwito untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Sayangnya, nyawa Asmidar tidak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.

Baca Juga: Hipertensi dan ISPA Dominasi Penyakit Terbanyak di Batam

Kepala Kantor KSOP Khusus Batam, Takwim Masuku, memastikan bayi yang dilahirkan dalam kondisi selamat dan saat ini masih berada dalam pengawasan medis.

“Bayinya selamat dan masih menjalani perawatan,” ujar Takwim.

Jenazah almarhumah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, sementara bayi perempuan tersebut masih mendapatkan perawatan intensif guna memastikan kondisi kesehatannya stabil. (*)

Update