
batampos – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, khususnya solar industri, mulai memicu kekhawatiran pelaku usaha di Batam. Tekanan biaya dinilai akan merambat ke sektor logistik hingga berpotensi mendorong kenaikan harga kebutuhan pokok.
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batam, Rafki Rasyid, mengatakan industri yang bergantung pada BBM industri akan merasakan dampak paling awal.
“Kenaikan BBM nonsubsidi ini berdampak langsung ke industri. Biaya logistik hampir pasti ikut naik,” ujarnya, Minggu (19/4).
Menurut dia, tekanan biaya sudah lebih dulu dirasakan pelaku usaha setelah kenaikan harga avtur. Kini, beban semakin bertambah di tengah kondisi ekonomi global yang belum stabil.
BACA SELENGKAPNYA di harian.batampos.co.id

