Sabtu, 2 Mei 2026

Jelang Nataru, Jumlah Penumpang Kapal Laut di Batam Meningkat 10 Persen

Berita Terkait

Ilustrasi. Petugas memeriksa tiket penumpang di pintu masuk Pelabuhan Sekupang, Foto Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Jumlah penumpang kapal laut di Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS) diprediksi naik sebesar 10 persen pada momentum Natal dan Tahun Baru 2022.

Kepala Pos Kesyahbandaran dan Otoritas PDS, ParsaoranSamosir, mengatakan, berdasarkan data yang diterima, terdapat sekitar 2.000-an orang penumpang kapal feri setiap hari di PDS.

”Ada kenaikan (jelang Nataru), tapi enggak banyak. Angkanya sekitar 10 persen. Itupun hanya di akhir pekan,” ujar Parsaoran, Rabu (22/12/2021).

Menurutnya, puncak Nataru diprediksi dimulai pada Rabu (22/12) sampai Jumat (24/12) besok. Adapun, rincian jumlah penumpang sepanjang tiga hari terakhir, dimana pada Minggu (19/12), penumpang naik berjumlah 2.497 orang.

Sedangkan penumpang turun di PDS berjumlah 1.823 orang. Sementara itu, pada Senin (20/12), penumpang naik di PDS berjumlah 1.659 orang dan 1.058 penumpang turun.

Sedangkan pada Selasa (21/12), terdapat 1.634 penumpang berangkat dari PDS, sementara penumpang turun 1.080 orang. Untuk syarat keberangkatan di PDS, lanjut Parsaoran, masih sama.

Penumpang tujuan dalam provinsi Kepri tak perlu lagi mengikuti tes antigen, namun harus sudah vaksin yang kedua. Bagi yang baru satu kali vaksin, tetap harus antigen.

Kebijakan ini sudah mulai dijalankan sejak Selasa (5/10/2021) lalu. Dimana, tes antigen ditiadakan bagi penumpang yang akan berangkat antar-pulau dalam provinsi.

”Wajib dosis kedua, kalau masih dosis pertama tetap harus tes antigen,” tuturnya.

Sementara itu, bagi tujuan luar provinsi seperti Dumai, lanjutnya, masih diwajibkan tes antigen sebagai syarat utama keberangkatan. Selain itu, mereka juga telah vaksin minimal dosis pertama.

”Syaratnya masih sama,” ungkapnya.

Sementara itu, mengenai cuaca saat ini, ia menyebut dari pantauan BMKG, kondisi perairan sejauh ini terpantau aman. Seluruh kapal yang sudah terjadwal tetap berangkat seperti biasa.

”Untuk kondisi pelayaran di PDS sampai saat ini masih berjalan baik, cuaca masih dalam keadaan normal,” ujarnya.

Parsaoran mengaku, pihaknya selalu berkomunikasi dengan perusahaan kapal dan KSOP seluruh daerah tujuan guna memantau kondisi laut dan gelombang.

Jika ada kondisi yang dianggap membahayakan, maka akan dikeluarkan notes to marine.

”Sejauh ini tidak ada kendala, kapal berangkat sesuai jadwal yang ditentukan,” pungkasnya.

Reporter: Rengga Yuliandra

UPDATE