Senin, 23 Mei 2022

Kadinkes Batam Imbau Masyarakat Teliti Beli Takjil

Berita Terkait

spot_img
Bazar Ramadhan 1 F Cecep Mulyana
Ilustrasi pedagang takjil. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Masyarakat diminta mewaspadai menu berbuka puasa atau takjil yang mengandung bahan kimia berbahaya yang dijajakan pedagang selama bulan Ramadan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam Didi Kusmardji menyebutkan, tingkat konsumsi terhadap makanan olahan selama Ramadan relatif cenderung meningkat. Makanya perlu dilakukan pengawasan bahan makanan yang diperdagangkan.

“Sebelum Ramadan kemarin kita sudah bentuk tim pengecekan makanan berbuka puasa yang dijual di pasar Ramadan. Pengecekan takjil yang dijajakan pedagang ini kita laksanakan tiap hari dan menjadi kegiatan rutin bulan puasa,” ujarnya, Senin (4/4).

Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan agar makanan yang masyarakat beli aman dan terbebas dari bahan berbahaya. Seperti pewarna non makanan, pengawet buatan, dan sebagainya.

“Kita tidak ingin ada penjual yang bertindak curang. Karena ada yang menggunakan pewarna kain untuk bahan makanan. Untuk pengecekannya kita jan lakukan random setiap harinya,” tutur Didi.

Dinkes menurunkan tim yang merupakan petugas dari Puskesmas. Tim akan turun di beberapa pasar yang biasanya ramai pedagang takjil. Khususnya bazar Ramadan yang terdekat dari wilayah kerja masing-masing.

Pengecekan dilakukan dengan mengambil sampel makanan dan minuman dari para penjual. Petugas akan menggunakan alat pendeteksi untuk mengecek jajanan yang dijual pedagang.

“Petugas nanti gunakan alat untuk mendeteksi kadar yang terkandung dalam makanan. Jika ditemukan bahan tertentu akan dilanjutkan pemeriksaan di lab,” sebutnya.

Jajanan takjil ini umumnya berwarna cerah untuk menarik pembeli. Dikhawatirkan ada pedagang nakal yang menggunakan zat-zat berbahaya bagi kesehatan dalam proses produksinya. Sementara masyarakat yang berpuasa perlu jaminan makanan yang aman.

“Yang utama perhatikan warna dan bau makanan. Selanjutnya dari sisi kemasan yang aman,” pungkas Kadinkes Kota Batam itu. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

spot_img
spot_img
spot_img

Update