Jumat, 1 Mei 2026

Kasus Covid-19 Kembali Bertambah di Batam

Berita Terkait

Personel Polsek Belakang Padang meninjau penerapan protokol kesehatan (prokes) di tempat wisata, Minggu (28/11/2021). Foto: Humas Polresta Barelang

batampos.co.id – Kasus Covid-19 kembali bertambah sepanjang empat hari terkahir. Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, sepanjang Kamis hingga Minggu (25-28/11) terdapat penambahan sebanyak empat orang pasien baru. Sehingga, pasien aktif di Batam berjumlah tujuh orang.

Sejumlah wilayah yang sebelumnya berzona hijau kini berubah menjadi zona kuning. Seperti Kecamatan Belakangpadang, dimana terdapat satu kasus aktif. Begitupun Kecamatan Batuampar ada kasus aktif, Bengkong dan Batam Kota masing-masing satu kasus aktif serta kecamatan tertinggi yakni Lubukbaja dengan tiga kasus aktif.

”Ya, ada penambahan dua kasus baru pada Kamis (25/11)dan dua kasus baru pada Sabtu (27/11). Total saat ini ada tujuh kasus aktif dengan tingkat kasus aktif di Batam sebesar 0,027 persen,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Minggu (28/11).

Adapun dua pasien baru yang terkonfirmasi pada Sabtu (25/11) ini adalah warga Belakangpadang dan warga Batuampar. Keduanya menjalani isolasi mandiri dan perawatan di RSKI Galang.

”Untuk keseluruhan pasien aktif sebanyak lima orang dirawat di rumah sakit dan dua orang isolasi mandiri,” ucap kepala Dinas Kesehatan Batam itu.

Sementara tidak ada tambahan pasien sembuh atau pasien meninggal dunia sepanjang empat hari terakhir. ”Kami ingatkan ke masyarakat prokes (protokol kesehatan) tetap harus dijalankan. Tetap memakai masker, jaga jarak serta mengurangi mobilitas,” imbau Didi.

Didi menyebutkan, sampai saat ini jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam mencapai 25.841 orang. Dimana, 24.992 di antaranya dinyatakan sembuh dan sebanyak 842 orang lainnya meninggal dunia.

Didi menambahkan, kecamatan Lubukbaja menjadi wilayah dengan kasus tertinggi yakni tiga orang. Adapun usia korban meninggal ialah paling banyak berusia 46 tahun sampai dengan 55 tahun. Sedangkan di posisi kedua terbanyak di usia 56 tahun sampai dengan 65 tahun.

Berdasarkan data tim gugus tugas Covid-19 Batam mencatat Kecamatan Batam Kota masih menjadi wilayah dengan penyumbang korban meninggal tertinggi akibat Covid-19.

Tercatat sampai kemarin korban meninggal di Batam Kota sebanyak 217 orang. Selanjutnya Kecamatan Sagulung 120 orang dan Sekupang 112 orang.

Sampai hari ini, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam telah memeriksa 315.355 RDT antigen dengan hasil 306.967 negatif dan 8.388 lainnya positif. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra,
EUSEBIUS SARA

UPDATE