Minggu, 3 Mei 2026

Kemenag Batam Pastikan Ada Pemberangkatan Haji 2022

Berita Terkait

Ilustrasi. Ibadah haji di masa pandemi. Foto: Jawapos.com

batampos – Dua kali mengalami pembatalan keberangkatan, ratusan calon jemaah haji di Batam berharap bisa berangkat ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Zulkarnain Umar, mengatakan, tahun ini dipastikan ada pemberangkatan jemaah calon haji (JCH).

”Kalau kuotanya belum tetap. Biasanya untuk Batam yang berangkat sampai 400 sampai 600 orang, tergantung kuota yang diberikan pusat,” sebutnya.

Persiapan keberangkatan tahun ini, pihaknya menjalankan sejumlah rangkaian kegiatan. Mereka yang sudah masuk kuota ikut persiapan seperti manasik, pembekalan, dan lainnya.

Ia juga menjelaskan bahwa keberangkatan tahun ini memprioritaskan jemaah 2020 yang gagal berangkat akibat pandemi.

”Kalau mereka tidak mundur, mereka tetap jadi prioritas berangkat tahun ini,” ujar Zulkarnain.

Ia menyebutkan, dua tahun pembatalan ibadah, banyak jemaah yang mengundurkan diri dan memilih tidak berangkat haji. Hal ini disebabkan faktor kesehatan dan usia JCH.

Pengembalian biaya haji sendiri sudah diproses. Pihaknya membantu memperlancar proses pengembalian ongkos haji tersebut.

”Yang mundur ada, karena mungkin mereka mempertimbangkan keadaan dan kondisi mereka, sehingga tidak memungkinkan berangkat,” katanya.

Ia mengatakan, untuk pemberangkatannya masih menunggu aturan resmi dari pemerintah pusat.

Pemerintah Arab Saudi telah mencabut sejumlah aturan yang selama ini diberlakukan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, seperti PCR dan karantina.

”Tapi, sampai saat ini kami belum menerima aturan resmi terkait pencabutan PCR dan karantina di Arab Saudi untuk jemaah umroh dan haji itu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jadwal pemberangkatan diperkirakan Juli mendatang.

”Kalau masih ada perubahan nanti akan diinformasikan,” katanya.

Sementara itu, meskipun keberangkatan tertunda dalam dua tahun belakangan ini, niat umat muslim untuk mendaftar ibadah haji tidak mengalami perubahan.

Bahkan karena tingginya minat, daftar tunggu mencapai 21 tahun.

”Jadi kalau daftar sekarang. Berangkatnya nanti tahun 2043 mendatang,” jelasnya.(*)

Reporter: Yulitavia

UPDATE